Sniper Tua Ini Mengaku Menembak Mati 173 Anggota ISIS dari Jarak Jauh

Seorang pensiunan sniper Abu Tahseen mengaku telah menewaskan sedikitnya 173 anggota ISIS di Irak.

Abu Tahseen masuk kembali ke irak pada Mei 2015 setelah sebelumnya berada di Suriah memerangi kelompok ISIS. Sniper tersebut tergabung dalam unit Popular Mobilization sebagai sukarelawan untuk membela Irak, dan saat ini ditempatkan di Makhoul Mountains di North Baiji.

Tahseen menolak untuk meninggalkan tempat itu, dan ketika diberi cuti sebulan untuk beristirahat, ia kembali bertugas dan hanya mengambil cuti selama 12 hari.

Dia adalah salah satu dari sekelompok kecil pejuang sukarela, banyak dari mereka telah berjuang melawan ISIS di Suriah namun kembali untuk membela tanah airnya di Irak ketika kelompok tersebut mulai menguasai sebagian wilayah Irak.

3247489000000578-0-image-a-21_1458207378227

Sambil mengendap Tahseen berbicara kepada spotternya, dia melihat ke arah bawah di tanah terbuka terlihat sniper lain bersama spotternya.

Tahseen sambil tidak melepaskan pandangannya dari teleskop berbicara kepada spotternya, “Dia duduk di sampingnya, kan? atau aku salah ?, “katanya kepada spotternya, yang setuju ia juga bisa melihat kepala musuh dibawah.

Tahseen kemudian menekan pelatuk senapannya, dan mengikat untuk mengendalikan hentakan balik dari senapan besar miliknya.

Tembakan menggetarkan sang sniper, tapi dia tidak melepaskan pandangannya dari teropong bidiknya, melihat selama beberapa detik sampai ia melihat tembakannya menghantam sasarannya.

DailyNews

Sharing

Tinggalkan komentar