TNI AL Siagakan Lima KRI di Natuna

Terkait situasi Laut Cina Selatan yang kian memanas, TNI Angkatan Laut menyatakan siap menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurut Kepala Staf TNI AL (KSAL), Laksamana TNI Ade Supandi, kapal-kapal TNI sudah siap di sana.

Laksamana Ade menambahkan bahwa TNI AL telah menyiagakan lima KRI di perairan Natuna. Ia pun menjelaskan bahwa TNI AL belum akan menambah jumlah kekuatan itu karena masih berada dalam hal konflik perikanan. Namun, penambahan memungkinkan jika kondisi pertahanan di perairan Natuna kian terancam.

“Kekuatan armada kapal, nanti Panglima TNI yang menentukan sesuai kondisinya. Namun, ini semacam konflik perikanan jadi diselesaikan dulu,” kata Laksamana Ade.

Saat ini, pemerintah Indonesia tengah mengedepankan jalur diplomasi dalam menyelesaikan permasalahan ini. Pemerintah Indonesia sudah mengirim nota protes terhadap Tiongkok.

Situasi di sekitar Laut Cina Selatan kembali memanas setelah penangkapan kapal nelayan Tiongkok di wilayah perairan Natuna pada akhir pekan lalu. Aksi kapal nelayan Tiongkok yang memasuki wilayah NKRI itu diduga dilindungi aparat Tiongkok. Bahkan, mereka menyerang kapal patroli milik aparat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Indonesia.

Liputan6.com dan CNNIndonesia.com

Sharing

Tinggalkan komentar