Operasi Militer Adalah Pilihan Terakhir Untuk Masalah Papua

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Luhut Binsar Pandjaitan, menyampaikan bahwa pemerintah memutuskan untuk melakukan pendekatan secara holistik dalam menangani masalah yang terjadi di provinsi Papua. Pendekatan itu mencakup sisi kesehatan masyarakat, pendidikan, pembangunan infrastruktur, sosial-ekonomi, dan penyelesaian persoalan-persoalan Hak Asasi Manusia (HAM).

“Operasi militer adalah opsi terakhir, karena Presiden Joko Widodo tidak nyaman dengan langkah tersebut,” kata Luhut, Kamis (31/03).

Setelah melakukan kunjungan kerja selama tiga hari di Papua, Luhut mengimbau kepada kelompok-kelompok yang masih ada di gunung-gunung, yang masih berseberangan dengan pemerintah, untuk segera turun.

Luhut menjelaskan bahwa pendekatan yang dilakukan untuk masyarakat bagian barat tidak bisa terapkan di bagian timur karena adanya perbedaan budaya. Namun, ia menyampaikan bahwa pada garis besarnya pendekatan yang dilakukan harus memiliki satu tujuan, yaitu meningkatkan kesejahteraan.

Menteri Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan Bersama Gubernur Papua Lukas Enembe Saat Mengunjungi Perbatasan Skouw. (Jubi/Alex)
Menteri Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan Bersama Gubernur Papua Lukas Enembe Saat Mengunjungi Perbatasan Skouw. (Jubi/Alex)

Luhut melihat masalah Papua saat ini adalah lemahnya chain of command (garis komando) dari Gubernur kepada bawahannya. Ia melihat bahwa masyarakat asli Papua harus diberi kesempatan untuk berkembang, termasuk di bidang usaha.

Luhut menambahkan, hal yang perlu diperhatikan saat ini adalah cara untuk membuat hasil pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata. Perkembangan ekonomi Papua yang baik harus dapat dirasakan oleh seluruh masyarakatnya.

Membangun pendidikan untuk generasi muda Papua diperlukan untuk melengkapi program pembangunan pemerintah yang akan lebih aktif membangun infrastruktur. Anak-anak Papua perlu diperkuat keahliannya dalam bidang teknologi, termasuk teknologi informasi, demi mengimbangi pembangunan fisik yang dilakukan oleh pemerintah.

Rimanews.com

Sharing

Tinggalkan komentar