Apr 222016
 

Siaran pers Kementerian Pertahanan Jepang mengabarkan tentang penerbangan pertama dari pesawat demonstrator siluman Mitsubishi X-2. Pesawat ini terbang dari lapangan terbang Nagoya pukul 08.47 waktu setempat dan mendarat di pangkalan udara JASDF Prefektur Gifu pukul 09.13. Tidak banyak keterangan yang disampaikan tentang penerbangan perdana pesawat siluman Jepang ini. Pesawat Mitsubishi X-2, merupakan pesawat tempur demonstrator yang berkemampuan stealth.

Shinshin 3

Jika segala spesifikasi yang dibutuhkan telah berjalan baik dari pesawat demonstrator ini, barulah Jepang mengembangkannya menjadi pesawat tempur siluman yang sesungguhnya. Diperkirakan pesawat tempur sungguhan nanti, ukurannya lebih besar dari Mitsubishi X-2 Shinshin ini.

Pesawat ini merupakan produk dari Mitsubishi Heavy Industries Ltd, yang telah bertahun tahun membuat pesawat tempur, sejak munculnya pesawat kursi tunggal Zero dalam Perang Dunia II. Pesawat Mitsubishi X-2 Shinshin X-2 akan menjadi dasar untuk membuat jet tempur baru menggantikan F-2, yang mulai beroperasi pada tahun 2000 dan juga diproduksi oleh Mitsubishi Heavy.

Pemerintah Jepang berencana mengganti pesawat tempur F-2, pada akhir Maret 2019. Empat negara yang telah membuat pesawat tempur siluman, AS dengan F-22 Raptor dan F-35, China dengan J-20, dan J-31, Rusia dengan T-50 PAK FA dan kini Jepang dengan Mitsubishi X-2 Shinshin.

Sumber : Mod.go.jp

  46 Responses to “Terbang Perdana Pesawat Siluman Mitsubishi X-2”

  1. ..kok rodanya turun?

  2. KFX kpan terbangnya..

    • Dibuat prototype dulu baru bisa terbang bung hehehe….hebat ini jepun bisa mengalahkan negara2 eropa dalam hal jer tempur bertekhnologi siluman. Jepun dapat TOT dari mana ya ????…

  3. Mudah2an IFX nanti dikembangkan menjadi pesawat siluman jg.semoga,aminn.

  4. itu udah diatas awan kok malah rodanya muncul ? Sotosop kah ? Jepang tuh gak moncer buat pesawat, walo dulu pernah terkenal dg Zeronya. Jepang tuh moncernya kalo buat Gundam. Lagian robot2 Jepang udah diakui kemampuannya. Moga Jepang buat gundam terus diakuisisi sama TNI Ah. #Ngayal.com

    • TOT patlabor sama kamen rider bung sekalian.

    • @putra&deta

      Hal yang lumrah/prosedur baku saat uji terbang untuk mengantisipasi jika sistem pengendalian pd pesawat belum berjalan sempurna atau tjd malfungsi instrumen. Dulu waktu uji terbang perdana N-250 rodanya juga tidak dilipat/dimasukkan kedalam rumah roda

    • Namanya terbang ujicoba, rodanya harus selalu turun, kalo2 ada pendaratan darurat.
      Dulu waktu N250 buatan IPTN terbang perdana jg rodanya dalam keadaan turun, penjelasan dr pak habibie seperti itu.

    • bung putra@ Sebenarnya jepang sudah menguasai semua tekhnologi militer. Karena kekalahan jepang dalam perang dunia2 ada perjanjian dengan AS Pasca perang. Jepang tidak boleh mengembangkan tekhnologi militer. Namun japang tetap melakukan riser2 dan menyimpan blue printnya sehingga begitu payung hukum baru dibuat antara AS dan jepang maka kita bisa langsung menyaksikan jepang menggeber pembuatan alat militer mulai dari Kapal selam soryu class,kapal fregate,destroyer,pesawat angkut berat hingga pesawat siluman ATDX. Jepang memang bangsa berotak cerdas….kebanyakan makan ikan kali ya hahaha…..

  5. pesawat gen 5 jepang akhirnya terbang deh….salut sama USA…:))

  6. Jangan lupa, bentar lagi Indonesia dg IFXnya. Siap di upgrade jadi pespur gen 5

  7. ada pesawat siluman hilang sampai afrika selatan , ngeri liat yang itu tak terdeteksi satu negara pun yang dilewatinya

    • koment anda mencerminkan seperti apa anda sesungguhnya
      lbh baik diam daripada koment keluar dari topik artikel
      silahkan baca artikel di JKGR dengan santai bung, jika ingin koment maka berkomentarlah dengan santun dan tidak melenceng

      salam silent rider

  8. Buat bung @okeh jangan sunggh terlalu lah. lebih baik SR saja dari pada koment keluar dari topik artikel di atas.

  9. kemampuan pesawat siluman kan gak terdeteksi oleh radar manapun he he he he

    malam semuaahhh , tumben si jaguh ngumpet nih 😀

  10. Jepang bersiap produksi pespur stealth … ane cuman mau nunggu harga jual nya …

  11. Menyongsong Rencana Besar

    Sepanjang dua pekan ini ada beberapa berita yang mengejutkan sekaligus juga membuat kita heran. Berita yang mengejutkan itu adalah hendakmenjadikan Natuna sebagai pangkalan militer segala matra, kemudian menjadikan Morotai sebagai basis militer berskala besar. Tak kalah menarik juga menjadikan Tanjung Pinang sebagai pangkalan skuadron. Disela-sela berita rencana besar itu kita juga dibuat heran karena ternyata insiden Natuna dengan kapal Cina baru-baru ini sudah dianggap selesai alias diselesaikan secara “adat”.Bak gayung bersambut neh karena tak lama kemudian ada pernyataan Menko Polhukam Luhut Panjaitan yang memberi sinyal bahwa anggaran militer Indonesia yang memakai formulaPDB (Produk Domestik Bruto) akan sampai di angka nominal 250 trilyun per tahun mulai 3 tahun ke depan. Artinya bila angka itu tercapai ada kenaikan yang sangat tajam lebih dari 100%. Angka ini juga mampu menggeser kepemimpinan anggaran pertahanan di ASEAN yang selama ini dipegang Singapura.Sesungguhnya saat ini kita sedang berpacu dengan cuaca kawasan yang semakin tak menentu, sulit diprediksi. Pepatahnya dikira panassampai petang ternyata hujan tengah hari, pakai petir lagi. Ini mengkiaskan cuaca Natuna yang dikira tak bergelora gelombangnya “sampai petang nanti” ternyata diguyur insiden gelombangpanas tak terduga yang mencederai kehormatan teritori NKRI.Jakarta kaget, marah lalu bersikap tahu diri. Kaget karena segitu-gitunya Cina merangsek perairan Natuna tanpa merasa malu, padahal dalam hal kerjasama ekonomi sedang mesra-mesranya. Marah, karena harga diri teritori diusik di siang bolong, dan jadi berita internasional. Lalu akhirnya tahu diri dengan segala pertimbangan diplomatik, ekonomi dan militer, tak lama kemudiancase closed.Penonton kecewa.Itulah cuaca kita hari ini. Tetapi dalam bahasa militer insiden itu menjadi mata pelajaran penting bahwa hanya dengan memperkuat otot militer maka kewibawaan teritori bisa ditegakkan. Tidak bisa tidak. Maka memperkuat Natuna tidak bisa lagi dengan program jalan santai, jalan biasa tetapi harus dikebut menjadi jalan cepat atau berlari secepatnya. Infrastruktur militer harus dikerjakan dengan percepatan dan intensitas tinggi.Sementara itu kita belum melihat percepatan di bidang penyediaan alat pukul yang dikenal denganalutsista itu. Mestinya tidak menjadi bertele-tele soal penandatanganan kontrak pembelian jet tempur penggentar Sukhoi SU35 atau jadwal kedatangan F16 blok 52 Id yang terkesan disepelekan produsen. Kita membutuhkan segera armada F16 itu untuk kegiatan patroli udara saat ini. Bahkan kita masih butuh F16 seri terbaru untuk mengawal kadaulatan teritori negeri ini. Kitajuga butuh jet tempur Sukhoi SU35 tidak hanya delapan tetapi delapanbelas.Infrastruktur militer kita sudah cukup memadai. Lihat saja pangkalan udara strategis Medan, Tarakan, Biak, Kupang semua siap menampung jettempur berbagai jenis tetapi harus diakui kuantitas jet tempur itu masih sangat kurang. Setidaknya kita butuh 3 skuadron F16 dan 2 skuadron Sukhoi untuk persebaran patroli dalam 3 tahun ke depan. Itu hanya untuk patroli, kalau untuk disegani dan menghadapi kondisi darurat perlu dua kali lipatnya.Oleh sebab itu rencana besar terhadap Natuna dan Morotai tentu kita sambut dengan semangat spartan. Tetapi tentu tidak hanya itu kan. Kupang dan Biak juga prioritas untuk menjaga wilayah timur yang di selatannya banyak pergerakan pesawat tempur Australia dan AS. Lebih baik fokusdulu pada Natuna, Biak dan Kupang. Cukupi kebutuhan jet tempur berkualitas di wilayah ini.Angkatan Laut Indonesia menjadi garda terdepan untuk menjalankan misi ketahanan teritori. Maka dengan anggaran yang mulai membesar tahun depan dan seterusnya kita meyakini akan ada pertambahan kapal perang permukaan dan kapal perang bawah air. Pertambahan itu sangat relevanjika mengambil kelas destroyer atau fregat. Maka proyek PKR 10514 sangat bagus dilanjutkan sampai mencapai bilangan nominal 20 unit. Demikian juga dengan penambahan kapal selam, sangat dimungkinkan kita menambah kapal selam selain kelas Changbogo.Rencana besar tentu harus ditopang dengan anggaran besar. Angka 250 T yang dicapai mulai tahun 2019 memberikan harapan indah, harapan bangga, harapan jaya, dan harapan hebat. Tetapi bagi prajurit harapan-harapan tadi tentu akan menjadi harapan palsu jika kesejahteraan prajuritnya tidak ikut meningkat. Maka harapan kita peningkatan anggaran yang melonjak tajam itu ikut juga mendongkraktake home paykesejahteraan prajurit yang telah dibaiat kontrak mati untuk NKRI.Kita meyakini mulai tahun 2020 nanti akan kelihatan postur kehebatan militer kita. Memang tidaklah mungkin bisa mengimbangi Cina tetapi setidaknya kita mampu membentak dan menyengat dia jika berani masuk Natuna. Sebab kalau untuk perang terbuka resiko terburuknya bisa memicu perang keroyokan alias perang duniaIII padahal di sisi lain kemajuan ekonomi, kesejahteraan dan teknologi ke depan sudah sangat luar biasa. Apakah itu mau dihancurkan, pasti pihak sana berfikir dua kali untuk itu. Tetapi kalau untuk menggertak, Cina paling suka itu. Maka supaya kita tidak kalah gertak ya persiapkan natuna sehebat mungkin.Menguatkan Natuna dan Morotai adalah bagian dari menguatkan beton teritori. Kita harus selalu waspada menghadapi gangguan cuaca ekstrim yang selalu mengancam. Maka cobalah ramuan penting untuk tolak angin dan tolak demam teritori dengan cara ini : taburkan belasan jet tempur, sebarkan puluhan kapal perang, luncurkan satu dua butir kapal selam. Lalu perhatikan apa yang akan terjadi. Kalau masih juga demam berkepanjangan maka hubungi dokter secepatnya. Dokter itu bisa bernama Jepang, AS dan Australia.****Jagarin Pane/ 22 April 2016

    • Kabar F16 gimana tuh bung….katanya sebelum akhir tahun sdh di kirim semua….benar gak tuh infonya ?
      Sekalian mo tanya kalau natuna dlm peperangan “keok” pangkalan/armada mana yg paling dekat bisa mensuport masalahnya yg di lawan si dongfeng hihihi…. Harus punya kita pangkalan/armada lapis kedua yg tidak kalah gaharnya. Pontianak mungkin bisa di jadikan home base besaran2 berikutnya. Cmiiw

      • Pontianak (Supadio) sudah Tipe A, mungkin tinggal melengkapi isi Lanud, Oerlikon Skyshield sudah parkir. Selain itu, yg paling deket Tanjung Pinang, masih Tipe B.

      • Bagai mana ceritanya war dinatuna bisa keok,dibawahnya lagi berenang monster bawah laut,apa perlu keluar tu monster…biar meleleh tu air liur
        Tu monster keluar kalau lawan pake nuke
        Ngeri ngeri sedap….

    • TKP# Santai aja bung gak usah ngotot kayak gitu bikin mata juling aja, serahkan pada ahlinya. Emang anda sapa…hehehe…

      • Dia salah satu WNI yg baik yang mencurahkan isi hati dan pemikirannya lalu kenapa ? Gak boleh ya ? Kalau mata gak mau juling gak usah di baca gitu aja repot. Emang anda siapa ?

  12. @ tkp

    sebenarnya menurut aku gampang saja…jawabnya…

    #Sesungguhnya saat ini kita sedang berpacu dengan cuaca kawasan yang semakin tak menentu, sulit diprediksi.#
    yang tak menentu yah hanya INDONESIA saja ..yg lain sudah menentu kok..
    contohnya.
    .vietnam,thailand,singapure,malaysia,filipina,brunai,…sudah menentukan bahwa CHINA yg harus di waspadai..dan berpihak ke USA.
    sedangkan laos,kamboja,myanmar..sudah menentukan bahwa USA yg harus di waspadai…dan berpihak ke CHINA
    sedangkan indonesia bingungggg sendirian….
    ha ha ha

    • Bingung, soalnya pengennya Viet, Thai, Malay, Pinoy, Brunei, Laos, Kamboja, Myanmar, Timor Timur berpihak ke Indonesia dan mewaspadai China dan USA.

      #RacauanMalam

    • Okelah bung…ane sebenarnya pengen sekali membaca “prediksi” dan pemikiran anda akan arah kemana negeri ini memihak apakah AS atau Cina dan faktor dominan yg mana yg menjadi penyebabnya apakah karena faktor ekonomi..politik dll….dan apa untung ruginya nanti. Panjang lebar malah asik kalau bung sampaikan….salam kenal bung carin.

      • @ Elang sakti

        ahh….itu jawabnya gampang sekali…
        tergantung pimpinannya yg berkuasa..
        -jaman presiden pertamanya,,yang insinyur ..LEBIH BERAT . ke rusia,,dan china,
        -jaman presiden keduanya,.yang militer…LEBIH BERAT..ke america
        -jaman presidennya ke tiga..(sebentar).yg profesor,doktor….sibuk beresin ekonomi dan mempertahankan diri.,(timtim)..LEBIH BERATNYA…ngak jelas..
        -jaman presiden ke empat (sebentar) yg kyai……LEBIH BERATNYA tidak jelas ..karena gelap kali.
        -jaman presiden ke lima..(sebentar) yg ibu rumah tangga,…sibuk cari modal kerja,..jual ini,itu…dll..(indosat,tangker raksasa..).LEBIH BERAT ke rusia dan china
        -jaman presiden ke enam…yg militer…LEBIH BERAT ke usa…walaupun ada beli alutsista ke rusia
        – dan sekarang jamannya presiden ke tujuh…yg anak metal….kemarin LEBIH BERAT ke china,rusia…..dan beberapa bulan kemarin..sekarang sepertinya LEBIH BERAT ke usa cs

  13. Itu kayaknya salah ketik bung, bukan 236 tapi maksudnya 234 Bung. Bisa memuaskan hati ketika dingin melanda. 236 apa 362 tuh yg bener? ketambahan angka 2 aja jadi gitu ah.

  14. mitsubishi lancerku dituker tambah itu dapet gk ya???

  15. Rusia mikir tuk kawin lg dg kita karena dulu pernah dikhianati dg main serong ma USA yg notabene musuh besarnya.
    Setelah kawin dg USA merasa tak di nafkahi secr layak malah diporotin melulu eh skrg selingkuh ma china sahabat saya.skrg pengin dinikahkan dg china minta saya jd walinya lg.
    Entar 2020 bisa bisa cerai lg.
    Wek wek wek wek.

    Tau dech knp bisa gitu ni olang.

    USA raja gangbang barang siapa gadis cantik tak ada yg mendapinginya maka akan dikerjainnya.
    Seperkasanya USA takkan mampu jika sendiri dlm ambisinya menaklukkan gadis gadis canrik seantero alam ini.

    Cina-Rusia apa USA pilih mana?

    Kl aku sih pilih china tp php ma rusia solanya sapa tau china sakitnya kambuh truss mati .. Kah kah kah

  16. meningkat nya kekuatan militer jepang tidak di pakai buat mengancam negara sekitarnya, seperti kesalahan masa lalu yg pernah di buat militer jepang dgn menjajah negara negara asia yg telah memakan banyak korban sipil.

  17. dengan psti sy plh USA yg sudah ter uji kuat dan tahan lama hehe… cina? dia br gadis di bwh umur yg belajar dewasa, belum teruji dan tdk lyk di jadikan teman karena suka menyerobot.

  18. Cepet bener progressnya jepang

  19. dilihat dari rupanya sptnya jauh dari kesan stealth

  20. Ini yang bikin demam Korea selatan., jadi alasan terkuat Korea selatan untuk mempercepat proyek KFX, secara korea Selatan punya spirit besar untuk mengalahkan Jepang di segala bidang, Hwaiting Korsel, buruan KFX/IFX diselesaikan.!!!!!

  21. kalo saya melihat pespurnya terbaru japan ini sama dengan program dibikin kfx dan ifx,kalo ini sudah terbang untuk mencapai penerbangan pertama sedangkan kfx/ifx ditahun 2020an
    (Mitsubishi X-2 kalo dilihat tidak beda jauh kfx/ifxnya,tapi kalo ini sudah uji coba sedangkan kalo itu prototipe belum jd)

    salam damai selalu met siang:)

  22. penampilannya sangat tidak jepang….agak mengecewakan untuk ukuran jepang yang begitu banyak model gundam.

  23. ATD-X = Kekuatan keteguhan hati.. Hhe”

 Leave a Reply