Home » Kementerian Perhubungan Bangun 188 Kapal untuk Toll Laut

Kementerian Perhubungan Bangun 188 Kapal untuk Toll Laut

  • Uncategorized

Jakarta – Kontrak pengadaan 188 kapal senilai Rp 11,840 triliun secara multi-years sejak 2015 hingga 2017 oleh Kementerian Perhubungan merupakan langkah terobosan untuk mempercepat kemandirian industri galangan kapal nasional.

“Program pengadaan kapal Kemenhub ini perlu kita syukuri sebagai anugerah bagi pertumbuhan industri kapal nasional,” ujar Komisaris Utama, PT Industri Kapal Indonesia (IKI), Soerjono, di Jakarta, Minggu, 24/4/2016.

Kementerian Perhubungan sejak akhir tahun lalu gencar melakukan kontrak pengadaan kapal baru dengan jumlah 188 unit. Proyek multi years ini dilakukan untuk mewujudkan tol laut dalam program Poros Maritim Presiden Joko Widodo, sekaligus sebagai pembangunan kapal terbanyak dan bersejarah bangsa Indonesia.

Investasi untuk membangun 188 kapal dilakukan dalam tiga tahap, yakni Rp 3,3 triliun untuk tahun 2015, Rp 4,4 triliun untuk tahun 2016 dan Rp 4,1 triliun untuk tahun 2017. Jenisnya meliputi: kapal patroli, ro-ro, container dan kapal ternak. Untuk kenavigasian ada kapal induk perambuan dan kapal pengamat perambuan.

Menurut Soerjono, kegiatan Kementerian Perhubungan ini perlu disyukuri, mengingat situasi perkapalan di dunia sedang terpuruk, namun Indonesia justru sedang dalam program menggalakkan transportasi laut yang kompetitif dengan jumlah 188 kapal.

Sebetulnya, jumlah kapal sebanyak itu jauh masih dari mencukupi, apalagi bicara soal program menggantian kapal-kapal yang usianya telah di atas 30 tahun, di manateknologinya sudah lama dan mesinnya boros bahan bakar sehingga tidak efisien.

“Yang pasti ini peluang untuk menambah kapal dan diarahkan kepada galangan yang dimiliki oleh pengusaha nasional. Karena, dengan bergulirnya dana di dalam negeri, otomatis akan membawa multiplier effect pada sektor lain,” ujarnya Soerjono.

Sumber : Antaranews.com