Militer Filipina Mendekati Kamp Abu Sayyaf di Sulu

Militer Filipina Komando Mindanao Barat telah melakukan operasi pencarian dan penyelamatan bagi para sandera, termasuk warga Indonesia dan Malaysia, yang diculik oleh kelompok Abu Sayyaf. Pasukan Angkatan Bersenjata Filipina (AFP) telah bergerak mendekati kamp Abu Sayyaf di Sulu sejak hari Senin (25/04) kemarin.

Juru bicara militer Komando Mindanao Barat, Maj. Filemon Tan Jr., menjelaskan bahwa AFP terus melakukan serangan terhadap kelompok Abu Sayyaf. Tak hanya di darat, militer Filipina juga menyiapkan dukungan udara.

Seorang tentara di kota Jolo, Filipina, Selasa (26/04). (Ben Hajan/European Pressphoto Agency)
Militer Filipina Mendekati Kamp Abu Sayyaf di Sulu 1

Air Force’s 3rd Air Division yang berbasis di Zamboanga City menyiagakan setidaknya empat unit helikopter serang MG-520 dan dua unit helikopter UH-1 “Huey” di wilayah kota Patikul. Sementara, Naval Forces Mindanao Barat juga menempatkan helikopter serang di Jolo, ibu kota provinsi Sulu.

Informasi ini muncul setelah kelompok Abu Sayyaf memenggal sandera asal Kanada bernama John Ridsdel, pada Senin malam. AFP bersumpah akan menggunakan kekuatan penuh untuk membawa para pembunuh John Ridsdel ke pengadilan.

Hingga saat ini, penculik yang diduga merupakan kelompok Abu Sayyaf masih menyandera 14 Warga Negara Indonesia (WNI) di wilayah Filipina selatan. Tak hanya WNI, kelompok militan itu juga masih menyandera empat orang warga negara Malaysia.

Maj. Tan menegaskan bahwa keselamatan para sandera yang masih ditahan oleh kelompok Abu Sayyaf sebagai pertimbangan utama dalam setiap operasi pasukan militer Filipina.

Sindo News

Leave a Comment