10 WNI Yang Dibebaskan Abu Sayyaf Dalam Kondisi Baik, 4 WNI Lainnya Masih Diupayakan Pemerintah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan bahwa 10 warga negara Indonesia (WNI) yang disandera oleh kelompok Abu Sayyaf sejak akhir Maret lalu telah dibebaskan dan berada dalam kondisi baik. Presiden juga menyatakan bahwa 10 WNI itu sempat ditampung di rumah Gubernur Sulu.

“WNI disandera sejak 26 Maret 2016. Saat ini telah dapat dibebaskan. Posisi detik ini akan diberangkatkan dari Zamboanga menuju ke Jakarta, diperkirakan tengah malam sampai di Jakarta,” kata Presiden Jokowi di Istana Bogor, Minggu (01/05).

10 WNI yang telah dibebaskan oleh kelompok Abu Sayyaf berada di rumah Gubernur Sulu, Toto Tan, Minggu (01/05). (Mindanao Examiner)
10 WNI yang telah dibebaskan oleh kelompok Abu Sayyaf berada di rumah Gubernur Sulu, Toto Tan, Minggu (01/05). (Mindanao Examiner)

Presiden Jokowi menegaskan bahwa pemerintah masih berupaya lebih keras untuk membebaskan 4 sandera lainnya. Mereka adalah anak buah kapal tunda TB Henry yang menarik kapal tongkang Cristi dan diculik oleh kelompok Abu Sayyaf sejak pertengahan April 2016. Diduga, mereka disandera di Tawi-Tawi, Filipina.

detik.com

Sharing

Tinggalkan komentar