Akhirnya, Iran Miliki Sistem S-300 Rusia

Iran akhirnya bisa mengerahkan sistem pertahanan udara S-300 di salah satu pangkalan militernya. Proses mendapatkan sistem pertahanan udara buatan Rusia itu telah memakan waktu hampir satu dekade dan penuh kontroversi.

“Sistem jarak jauh S-300 ditempatkan di Pangkalan Pertahanan Udara Khatam al-Anbia”, ujar Brigadir Jenderal Hossein Dehqan.

Dehqan menambahkan bahwa produk dalam negerinya, Bavar-373, memiliki karakteristik mirip dengan S-300, dan akan diproduksi secara massal pada akhir tahun ini.

Rusia dan Iran telah menandatangani kontrak untuk mengirim sistem S-300 pada tahun 2007 silam. Namun, Moskow membatalkan kontrak tersebut setelah Iran dituduh oleh beberapa negara melakukan pengembangan senjata nuklir secara sembunyi-sembunyi.

Kontrak itu kembali dihidupkan pada tahun lalu, setelah adanya kemajuan signifikan dalam pembicaraan antara Iran dan enam kekuatan dunia terkemuka, termasuk Rusia. Satu kesepakatan yang menempatkan pembatasan pada kemampuan Iran untuk membuat senjata nuklir kemudian ditandatangani.

Pada pertengahan April lalu, Rusia mengumumkan bahwa pengiriman S-300 sudah dimulai dan akan sepenuhnya ditutup sebelum akhir tahun. Sistem S-300 yang dikirim ke Iran lebih maju satu versi dibanding yang ada dalam kontrak awal.

RT