Lantamal VII Tingkatkan Patroli Laut untuk Intensifkan Pengawasan

Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) VII Kupang, Brigjen TNI (Mar) Siswoyo Hari Santoso mengatakan bahwa pihaknya menambah jumlah KRI yang berpatroli di wilayah Lantamal VII. Menurutnya, wilayah Lantamal VII terdiri dari wilayah yang sangat luas, mulai dari Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Maluku Tenggara.

“Oleh karena itu kami minta intensitas kapal-kapal perang patroli semakin ditingkatkan,” ujar Brigjen TNI (Mar) Siswoyo, Senin (16/05).

Brigjen TNI (Mar) Siswoyo menjelaskan bahwa peningkatan intensitas pengawasan di wilayah NTT, NTB dan Maluku dilakukan karena 25 Pos Angkatan Laut yang ada di tiga wilayah tersebut tidak memiliki kapal patroli.

Hingga saat ini, penambahan intensitas kapal patroli dilakukan sebulan, untuk wilayah NTT bisa dua-tiga KRI yang berpatroli. Hal tersebut juga sama dengan penambahan kapal perang yang berpatroli di wilayah NTB, serta Maluku Tenggara.

Pembagian tugas pengawasan di wilayah perairan NTT, NTB dan Maluku Tenggara diatur langsung oleh Komando Armada Timur yang berada di Surabaya, Jawa Timur. Saat ini, pihak TNI AL mengoperasikan dua KRI, yaitu KRI Karang Pilang-981 dan KRI Multatuli-561, untuk mengamankan wilayah NTT.

Komandan Lantamal VII Kupang menyebut bahwa pengawasan wilayah perairan NTT dari berbagai tindakan kejahatan, bukan hanya merupakan tugas dari TNI AL atau pihak keamanan lainnya. Ia menjelaskan, perlu ada kerja sama yang baik dengan masyarakat, khususnya nelayan dan pemerintah daerah setempat untuk membantu menjaga wilayahnya masing-masing.

okezone.com