Sistem Senjata Kapal Perang PKR SIGMA PT PAL

Saat ini light frigate KRI Raden Eddy Martadinata 331 (Martadinata-class) sedang melakukan uji kaut dan satu lagi sedang dalam konstruksi, untuk 6 kapal pesanan TNI AL.

Setelah fase, uji laut ini, mungkin persoalan yang bergulir adalah pemasangan sistem elektronik dan kelengkapan senjata.

Beberapa lalu KSAD Jenderal Mulyono sempat memaparkan, bahwa tank leopard 2 yang dibeli dari Jerman, belum dilengkapi sepenuhnya, untuk sistem elektronik, komuniasi dan senjatanya. Kini TNI AD sedang melengkapinya. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi light frigate TNI AL. Kapal perang harus bersenjata lengkap, agar fungsinya berbeda dengan kapal sipil atau kapal tamasya.

KRI RE Martadinata

Jika melihat gambar tiga dimensi di atas, KRI RE Martadinata akan mengusung rudal 4 x2 rudal Exocet. Kapal ini berarti naik kelas dari korvet Sigma yang lebih dulu dimiliki TNI AL yakni dengan launcher ASM 2 x 2 rudal Exocet.

Light frigate Sigma 10514 juga akan dilengkapi 12-cell vertical launch short-range air defence system (VL SHORADS), serta sistem senjata lainnya : satu close-in weapon system dan satu 76mm medium-calibre gun, serta Two triple torpedo launchers.

Sensor kapal menggunakan : STIR 1.2 Mk2 electro-optical (EO) fire control system, identification friend or foe (IFF), KINGKLIP hull-mounted sonar, SMART-S Mk2 3D multibeam surveillance and a target indication radar. Frigate ini juga dilengkapi fitur LINK-Y datalink, an integrated internal and external communication system and extensive air, surface and sub-surface surveillance capabilities.

Tacticos combat management system yang didesain oleh Thales terintegrasi dengan sensor kapal, senjata dan peralatan lainnya untuk menghadirkan real-time situational awareness. Frigate ini juga dilengkapi dua radar untuk pengamatan laut, global maritime distress and safety system A3 (GMDSS-A3) dan satu reference gyro.

Kapal perang ini digerakkan oleh sistem propulsi kombinasi diesel atau electric (CODOE) yang terdiri dari dua 10,000kW maximum continuous rating (MCR) diesel engines, two 1,300kW electric motors, two double input / single output gearboxes, dan dua 3.55m controllable pitch propellers.

Peralatannya termasuk 6 715kWe generator sets, a 180kWe emergency generator set, dua redundant distribution chilled water systems, degaussing and fire-fighting system with four main and one service pump.

Light Frigate PKR SIGMA 10514 memiliki kecepatan 28 knot dan dapat menjelajah sejauh 5,000nm dikecepatan 14 knot dengan daya tahan 20 hari di laut.

Kini kita sedang menunggu informasi pemasangan sistem elektronik dan senjata dari kapal perang yang dibangun di PT PAL Surabaya ini. Jika sistem elektroniknya seperti yang dipaparkan di atas, patutlah dibanggakan kapal ini.