Patroli Raider 509/Kostrad

Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 509/Kostrad, bermarkas di Kelurahan Sukorejo, Jember, Jawa Timur, yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan), melaksanakan tugas di Papua, di bawah pimpinan Letkol Inf Beny Setiyanto selaku Komandan Satgas (Dansatgas), melakukan Patroli Kesehatan dengan berjalan kaki dari rumah ke rumah di wilayah Papua, Selasa (17/5/2016).

Patroli Kesehatan yang dilaksanakan Tim Kesehatan Satgas Yonif Raider 509/Kostrad berbeda dari kegiatan yang biasanya dilaksanakan, di mana selama ini kegiatan pengobatan gratis dilakukan dengan menggelar Pos Pengobatan Massal dititik tertentu yang telah direncanakan. Namun, kali ini kegiatan pengobatan dilaksanakan dengan melakukan Patroli dari rumah ke rumah.

Letkol Inf Beny Setiyanto menyampaikan, tujuan patrol kesehatan ini selain meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Papua khususnya di wilayah kota Mulia, Puncak Jaya, juga sebagai upaya teritorial Satgas dan juga diharapkan dapat menyentuh langsung ke masyarakat yang memerlukan pelayanan kesehatan serta membantu masyarakat yang mengalami kesulitan untuk berangkat menuju ke fasilitas kesehatan.

“Satgas akan memberdayakan semaksimal mungkin tenaga kesehatan dan obat-obatan yang dimiliki serta berkoordinasi dengan pihak terkait, dalam hal ini Dinas Kesehatan Puncak Jaya dan Ikatan Forum Dokter Puncak Jaya untuk membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat disini,” katanya.

Lebih lanjut disampaikan Dansatgas, tugas TNI bukan semata mata menjaga keutuhan NKRI, tetapi juga melakukan pembinaan kepada masyarakat, sehingga kehadiran TNI khususnya Yonif Raider 509/Kostrad di wilayah penugasan Papua dan Papua Barat mulai dari Sorong, Manokwari, Enarotali sampai Puncak Jaya dapat bermanfaat banyak dan benar-benar dirasakan bagi masyarakat.

“Kegiatan seperti ini saya rasa adalah yang pertama kalinya dilaksanakan, sehingga masyarakat menyambut dengan sangat antusias, untuk itu diharapkan pengobatan keliling seperti ini dapat dilaksanakan kembali secara rutin di masa mendatang,” harap Bapak Matias Enumbi, salah satu warga yang mendapatkan bantuan pengobatan.

Puspen TNI