Satelit Skynet 5 Untuk Menjangkau Australia

Washington DC, – Airbus Defence and Space mengumumkan satelit Skynet 5A, kini sedang bergerak sejak pertengahan 2015, untuk memungkinkan pemberian perlindungan dan layanan di wilayah baru, 16/5/2016.

Airbus Defence and Space yang memiliki dan mengoperasikan piranti keras satelit Skynet X-band yang 8 satelit dan jaringannya di darat untuk menyediakan semua komunikasi Beyond Line of Sight (BLOS) ke Kementerian Pertahanan Inggris. Kontrak tersebut juga memungkinkan anggota NATO lainnya dan pemerintahan sekutu untuk menggunakan sistem Skynet demi meningkatkan layanan yang ada. Airbus Defence and Space juga menyewakan X-band host payload pada Anik G1 satelit Telesat yang meliputi Amerika dan bagian dari Pasifik termasuk Hawaii dan Easter Island.

Skynet 5A’s new Australia ground station. (photo : Airbus Defence and Space)

Skynet 5A akan bergerak dari tempatnya saat ini di 6 derajat, ke posisi East (Eropa, Timur Tengah dan Afrika) ke 97 derajat, lokasi East yang baru, dengan menempuh perjalanan sekitar 67.000 km, yang akan membuat layanan komunikasi satelit Skynet X-band tersedia untuk pertama kalinya bagi timur wilayah Asia-Pasifik termasuk Australia.

Sumber : Airbusdefenceandspace.com