Pesawat Pembom B-52 Amerika Serikat Jatuh di Guam, Seluruh Awak Selamat

Satu pesawat pembom B-52H Stratofortress gagal lepas landas, kemudian jatuh dan terbakar di Pangkalan Angkatan Udara Amerika Serikat Andersen di Guam, Samudera Pasifik. Dalam kejadian itu, seluruh awak pesawat yang berjumlah tujuh orang, berhasil menyelamatkan diri.

Angkatan Udara Amerika Serikat menjelaskan bahwa pesawat yang berasal dari 69th Expeditionary Bomb Squadron di Minot Air Force Base, North Dakota itu sedang melakukan misi latihan rutin, ketika akhirnya dilaporkan jatuh di area pemeliharaan sekitar pukul 8:30 waktu setempat.

Kepala Pemadam Kebakaran Guam, Joey San Nicolas, mengatakan bahwa petugas pemadam kebakaran setempat dipanggil untuk membantu memadamkan api. Sementara, juru bicara Bandara Internasional Guam, Rolenda Faasuamalie, menyampaikan bahwa aktivitas bandara tidak terpengaruh akibat kejadian itu.

A B52H Stratofortress in flight in December. (U.S. Air Force)
Kantor Gubernur Guam meyakinkan kepada masyarakat bahwa kejadian itu bukan merupakan suatu aksi serangan.

Usai kejadian, Angkatan Udara Amerika Serikat menegaskan bahwa pihaknya akan menempuh langkah lanjutan untuk mengurangi dampak lingkungan, tanpa menyebutkan rinciannya.

Kehadiran B-52 di Guam tak lepas dari kondisi bahwa pulau tersebut merupakan lokasi strategis di kawasan Pasifik. Guam merupakan wilayah kekuasaan Amerika Serikat di Mikronesia yang berjarak sekitar 6.000 kilometer sebelah barat Hawaii.

NBC News