Home » Alutsita Canggih » Pesawat Mata-mata AS Nyaris Tabrakan dengan Pesawat Sipil

Pesawat Mata-mata AS Nyaris Tabrakan dengan Pesawat Sipil

Tabrakan Pesawat nyaris terjadi di atas Laut Jepang, dekat wilayah perbatasan timur Rusia, antara Pesawat mata-mata RC-135 Amilik Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) dengan dua Pesawat Penumpang.

Dua Pesawat jet penumpang tersebut adalah milik maskapai Penerbangan Belanda dan Swis.
Pesawat RC-135 dilaporkan terbang pada ketinggian sekitar 11.000 meter (36.000 kaki) dan tidak menanggapi respons petugas kontrol lalu lintas udara Rusia yang terpaksa bertindak cepat untuk mengubah jalur penerbangan dari pesawat jet KLM Boeing-777, yang berada di wilayah yang sama saat perjalanan dari Jepang ke Belanda.

Pesawat Penumpang lain yang terancam manuver Pesawat RC-135 adalah pesawat masakapai Swiss yang terbang dari Jepang menuju Swiss. Pesawat ini bahkan dilaporkan melakukan kontak visual dengan pesawat besar bermesin empat tersebut. Petugas kontrol lalu lintas udara juga terpaksa meminta pesawat Swiss untuk mengubah ketinggian terbang guna menghindari tabrakan.

Atas peristiwa tersebut, Kementerian Pertahanan Rusia Senin kemarin telah memanggil pihak atase pertahanan AS.

Seperti dilansir Russia Today, Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan, pesawat mata-mata AS itu terbang terlalu dekat dengan pesawat sipil.

”Ini hasil dari tindakan tidak profesional dari kru pesawat Amerika, berbahaya dan nyaris menciptakan tabrakan dengan pesawat penerbangan sipil” kata Kementerian Pertahanan Rusia.
Rusia meminta Amerika Serikat mengambil langkah-langkah untuk mencegah terjadinya kembali insiden tersebut di dekat perbatasan Rusia.

Pesawat mata-mata RC-135 AS disinyalir tengah menjalankan misi pengintaian udara dengan mematikan semua transponder. Meskipun terbang pada ketingggian yang sama dengan pesawat sipil, namun Pesawat RC-135 AS tidak memberikan informasi mengenai penerbangannya kepada pengendali lalu lintas udara di kawasan itu