Yonarhanud 12/Sbp Diperkuat 12 Pucuk Meriam

Palembang – Batalyon Arhanud 12/Satria Bhuana Prakasa Kodam II/Swj, Senin (23/5/2016) mendapatkan Alutsista Meriam 57 MM S 60 TAKT (Tanpa Alat Kendali Tembak) sebanyak 12 pucuk dan Truk Reo 2 ½ Ton sebanyak 6 unit.

Penyerahan Alutsista dan Kendaraan Truk ini dilakukan dalam upacara militer dengan Inspektur Upacara Asrendam II/Swj Kolonel Arm Dedy Jusnar Hendrawan yang mewakili Pangdam II/Swj, di Dermaga Boom Baru Palembang.

Upacara penyerahan Alutsista ditandai penadatanganan naskah serah terima dari Pangdam II/Swj yang diwakili Asrendam II/Swj kepada Komandan Yonarhanud 12/SBP Letkol Arh Ari Trisenta Nursanto S.Sos. Penyerahan Alutsista juga ditandai penguntingan pita dan pemukulan kendi ke laras meriam 57 MM oleh Asrendam II/Swj.

Pangdam II/Swj Mayjen TNI Purwadi Mukson S.I.P., dalam amanat tertulisnya mengatakan saat ini dan ke depan, TNI AD terus mengembangkan kekuatannya dengan pengadaan berbagai jenis Alutsista baru, untuk memperkuat satuan-satuan TNI AD, termasuk satuan Yon Arhanud 12/SBP Kodam II/Swj.

Pengadaan dan pemenuhan Alutsista merupakan kebutuhan mutlak dan tuntutan objektif bagi suatu institusi militer, yang wajib dipenuhi oleh negara. Hal ini juga mengingat tantangan TNI dalam mempertahankan wilayah udara cukup berat, apalagi wilayah Indonesia yang sangat luas sehingga harus didukung Alutsista penangkis serangan udara yang handal.

“Keberadaan Alutsista ini diharapkan menambah kepercayaan diri prajurit Yonarhanud 12/SBP dalam melindungi kedaulatan udara nasional di wilayah Sumbagsel”, ujar Panglima.

Meriam 57mm S 60 Tanpa Alat Kendali Tembak, adalah Meriam Penangkis Serangan Udara (PSU) buatan Rusia, yang memiliki laras tunggal dengan jarak tembak target rendah dan menengah. Jarak tembak efektif dengan dukungan pemandu radar mencapai 6.000 meter, dan 4.000 meter dengan pembidik optik. Adapun, kecepatan luncur dari proyektilnya mencapai 1.000 meter per detik.

Selanjutnya Alutsista ini digeser ke Markas Yon Arhanud 12 / SBP yang berlokasi di Jl. Lintas Raya Palembang – Betung, Banyuasin.

Sumber : tniad.mil.id

Leave a Reply