Sosok Tank Leopard RI

Delapan Tank Leopard 2 RI tiba di Indonesia yang merupakan gelombang pengiriman pertama dari 61 unit tank serupa yang dipesan Indonesia, Desember 2012. Tank Leopard 2 RI yang lain, masih dalam proses upgrade paket persenjataan oleh Rheinmetall Defence yang spesifiknya sesuai permintaan Indonesia, agar tank ini juga bisa dioperasikan untuk perang kota.

Tank Leopard 2 RI basic-nya buatan Krauss-Maffei Wegmann, namun teknologi fire control, C4I System (Sistem Komando, Kontrol, Komunikasi, Komputer dan Intelijen), turet atau meriam utama 20 milimeter dan amunisinya disuplai Rheinmetall.

Tank Leopard 2 RI (altair.com.pl)

Pengiriman dari Kapal “Hoegh Jeddah” merupakan bagian dari kesepakatan kontrak berskala besar terkait pembelian total 103 Tank Leopard dari beberapa varian yang tentunya, sudah turut dilengkapi bustle-mounted air conditioning system, agar lebih cocok beroperasi di iklim tropis.

Pengiriman ini juga termasuk 42 kendaraan tempur Marder 1A3 yang telah di-upgrade, serta 11 ranpur penyokong pemulihan teknis mesin yang merupakan surplus AD Jerman.

Tahun 2012 Indonesia membeli 160 kendaraan lapis baja dari Jerman termasuk 104 tank Leopard 2 dan 50 kendaraan tempur Marder 1A3. Kendaraan pertama diterima Indonesia 26/09/2013.

Simulator Tank Leopard 2 (Rheinmetall)

Pada bulan Maret 2015, TNI telah menerima simulator baru untuk pelatihan awak tank Leopard 2A4 Angkatan Darat Indonesia. The Leopard Gunnery Skills Trainer (LGST) dan Driver Training Simulator (DTS) secara khusus dirancang untuk pelatihan awak tank Leopard 2A4, terutama digunakan untuk keahlian penggunaan meriam dan melatih keterampilan para komandan, penembak serta pengemudi.