TNI AL Hidupkan Kembali Skadron 100

Pusat penerbangan TNI Angkatan Laut berupaya menghidupkan kembali Skadron Udara 100 yang pernah ditakuti lawan pada dasawarsa tahun 60-an. Upaya itu dilakukan dengan meningkatkan kemampuan pesawat atau Alutsista yang dimiliki. Menurut Komandan Puspenerbal, Laksamana Pertama Manahan Simorangkir, Puspenerbal mengembangkan fungsi penerbangan, yang meliputi pengintaian udara taktis, anti kapal diatas permukaan air, anti kapal selam dan pendaratan pasukan dengan lintas helikopter. Puspenerbal juga mengemban fungsi penerbangan, untuk dukungan logistik cepat, patroli maritim dan operasi tempur laut.

Besarnya tugas ini, belum diimbangi dengan jumlah pesawat, karena Puspenerbal saat ini baru memiliki pesawat sekitar 70 unit. Padahal idealnya harus ada 150 unit. Tak hanya dari sisi jumlah yang jauh dari ideal. Dari sisi kecanggihan, pesawat puspenerbal juga kalah. “Oleh karena itu, Skadron 100 akan dihidupkan kembali dengan menambah sedikitnya sebelas helikopter anti kapal selam. Skadron 100 akan menjadi tulang punggung kekuatan TNI AL”, tegas Laksamana Pertama Manahan Simorangkir. (marksman)