Amerika Serikat Setujui Penjualan Rudal Javelin ke Qatar

Niat Qatar untuk membeli rudal Javelin melalui program Penjualan Militer Luar Negeri (FMS) Amerika Serikat telah mendapat lampu hijau.

Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan (DSCA) Amerika Serikat yang menangani program FMS mengatakan bahwa persetujuan telah diberikan oleh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat.

“Penjualan yang diusulkan akan meningkatkan kemampuan Qatar untuk memenuhi ancaman saat ini dan masa depan serta memberikan keamanan yang lebih besar untuk krisis minyak dan infrastruktur gas alam. Qatar akan menggunakan kemampuan yang ditingkatkan untuk memperkuat pertahanan tanah air nya,” kata DSCA dalam pemberitahuan kepada Kongres.

Kontrak senilai 20 juta dolar AS, atau sekitar Rp 271 miliar yang menjadi paket FMS mungkin akan melibatkan 50 unit Javelin Dipandu Rudal dan 10 unit Command Launch Unit dengan Integrated Day / Thermal Sights. Dalam penjualan itu mungkin termasuk pula simulasi putaran Javelin, Enhanced Basic Skills Trainer, dan life-cycle contractor support.

Lockheed Martin akan menjadi kontraktor utama. Implementasi membutuhkan beberapa langkah antara pemerintah dan kontraktor perwakilan Amerika Serikat ke Qatar untuk peralatan de-pengolahan, fielding, sistem checkout, pelatihan dan dukungan logistik teknis.

Sumber: Albawaba