Inggris Tawarkan Pengiriman Pasukan Beserta Tank dan Artileri ke Baltik

Inggris menawarkan untuk menyebarkan 1.000 tentara yang didukung oleh tank dan artileri di wilayah Baltik sebagai bagian dari penumpukan militer Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di perbatasan Rusia. Penyebaran itu akan menjadikan NATO memiliki empat batalyon di wilayah tersebut, dua di antaranya akan berasal dari angkatan bersenjata Amerika Serikat dan satu batalyon akan berasal dari tentara Jerman.

“Kami sedang mempertimbangkan ‘peningkatan kehadiran ke depan’ di negara-negara Baltik, tidak hanya di negara-negara Baltik tetapi juga di sepanjang sisi timur,” kata Menteri Pertahanan Michael Fallon.

Para pejabat pertahanan Inggris juga melakukan perundingan terkait rencana untuk mempersiapkan tank dan alat berat lainnya di seluruh Eropa Timur.

Dalam pertemuan tingkat menteri Dewan Atlantik Utara pada tanggal 10 Februari lalu, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengumumkan bahwa akan ada peningkatan rotasi kehadiran pasukan multinasional di Eropa Timur yang “didukung oleh program latihan.”

Sejak tahun 2014, NATO telah membangun kehadiran militernya di Eropa, khususnya di negara-negara Eropa timur yang berbatasan dengan Rusia, menggunakan dugaan campur tangan Moskow di Ukraina sebagai dalih untuk bergerak.

Moskow telah berulang kali membantah klaim tersebut dan memperingatkan NATO bahwa penumpukan militer di perbatasan Rusia sebagai tindakan provokatif dan dapat membahayakan stabilitas regional dan global.

Sumber: Sputnik News