Jombang Bencana Longsor, 11 Tewas, 2 Kritis

11 Orang dinyatakan tewas dan 2 orang lainnya ditemukan kritis, usai tertimpa bebatuan saat terjadi longsor di kawasan lereng Gunung Anjasmoro, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Bahkan akibat adanya bencana longsoran ini. Ratusan warga yang tinggal di daerah lereng perbukitan tersebut, terpaksa harus mengungsi.

Bencana longsoran lereng Gunung Anjasmoro yang terjadi rabu pagi (1/6), mengakibatkan ratusan warga desa sumberjo panik dan langsung lari berhamburan menyelamatkan diri. Longsoran dipicu hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut sehingga kontur tanah menjadi labil dan ambruk.

berusaha menyelamatkan korban yang tertimpa pohon.

Akibat datangnya kejadian longsoran sangat cepat, 11 orang yang tak sempat menyelamatkan diri tertimbun reruntuhan batu besar yang jatuh dari perbukitan. Seluruh permukiman warga nyaris rata dengan tanah. Kondisi ini memaksa warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Sejumlah petugas yang mendapatkan laporan dari warga, langsung melakukan evakuasi dan membawa beberapa warga yang masih terjebak di zona berbahaya. Sementara, beberapa korban yang tewas, langsung dievakuasi dengan menggunakan mobil ambulance. Namun demikian, seluruh kejadian ini bukanlah peristiwa sesungguhnya.

Anggota TNI mengevakuasi korban kritis ke rumah sakit terdekat.

Kejadian yang menghebohkan tersebut merupakan simulasi tanggap bencana yang digelar Puluhan anggota TNI Kodim 0814 Jombang bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Melalui simulasi ini, diharapkan anggota TNI dan warga desa memiliki kesiapan dalam menghadapi bencana longsor jika sewaktu-waktu bisa terjadi.

Anggota TNI Kodim 0814 Jombang dan Polisi berusaha menyelamatkan pencuri yang nyaris dimassa.

Mengingat kondisi hujan masih saja terjadi dan kawasan wonosalam masuk dalam kategori rawan longsor seperti peristiwa tahun 2013 lalu yang sempat menewaskan 14 jiwa. Dalam simulasi ini, beberapa warga juga sempat memperagakan adegan seorang pencuri yang memanfaatkan kesedihan warga dengan mengambil ternak milik warga yang belum sempat diselamatkan. Akibatnya pencuri tersebut nyaris dihajar massa dan akhirnya diamankan petugas. (marksman)