Simulasi : Bandara Juanda Dikuasai Teroris, 2 Pelaku Ditembak Kopaska

Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur pada kamis siang (2/6) mendadak tegang. Seluruh petugas security bandara tampak saling berkomunikasi melalui saluran Handy Talky (HT), sebagian petugas lainnya terlihat mencoba mengalihkan penumpang pesawat yang hendak memasuki ruang chek in agar keluar.

Selang tak lama kemudian, sejumlah personil anggota Kopaska TNI Angkatan Laut dengan senjata lengkap, tiba-tiba didatangkan ke bandara dan langsung menyusup ke ruang chek in penumpang pesawat. Semenit kemudian terdengar suara tembakan beruntun. Dari balik kaca terlihat 2 orang pelaku teror bersenjata api melakukan serangan balik yang mengarah ke personil Kopaska.

Personil Kopaska TNI AL menyergap pelaku teroris yang menguasai ruang chek in bandara juanda.

Sebagian penumpang pesawat yang masih terjebak di dalam ruang chek in, memilih bersembunyi. Sementara beberapa penumpang perempuan yang ketakutan menjerit dan berlarian. 2 teroris yang berada di ruang chek in mengancam akan meledakan bandara juanda. Dalam baku tembak ini, 1 teroris akhirnya berhasil dilumpuhkan.

Petugas wanita bandara disandera pelaku teroris, sementara dibelakang pelaku 1 sniper kopaska siap menembak.

Namun 1 teroris lainnya berhasil menyandera salah satu perempuan pegawai bandara juanda. Sambil dibawah ancaman senjata, perempuan ini dibawa pelaku teror keluar dari ruangan chek in. Anggota Kopaska dengan cekatan mengejar dan berhasil melumpuhkan teroris melalui tembakan jitu. Pelaku teror yang terluka akibat tembakan itu kemudian diringkus.

Sementara di tempat terpisah, disaat penumpang pesawat belum reda ketegangannya usai menyaksikan anggota Kopaska melumpuhkan teroris. Penumpang pesawat kembali dikejutkan dengan teriakan penumpang perempuan lainnya yang kecopetan. 2 pelaku copet yang mencoba memanfaatkan situasi tegang dengan mengambil barang berharga milik penumpang pesawat segera dihadang oleh pihak security bandara.

2 pencopet dibekuk petugas security bandara juanda.

Sempat terjadi perlawanan dari 2 orang pencopet tersebut, sebelum akhirnya berhasil dibekuk oleh pihak security bandara. Namun semua kejadian yang menegangkan di bandara internasional juanda, Sidoarjo itu hanyalah simulasi penanganan aksi teroris yang dilaksanakan oleh pihak kesatuan Komando Pasukan Katak TNI AL bekerjasama dengan security bandara.

Simulasi yang dilakukan lebih dari 5 jam ini, sengaja digelar untuk mengaplikasikan standar operasional di bandara juanda jika terjadi keadaan darurat. (marksman)