Rusia Berencana Lakukan Operasi Darat di Suriah

Pemerintah Rusia berencana untuk mengirimkan pasukan darat ke Suriah guna memerangi kelompok pemberontak di negara itu. Padahal sebelumnya, Putin menegaskan bahwa Rusia tidak memiliki rencana untuk menggelar operasi darat di negara yang dilanda konflik itu.

Saat ini, Presiden Vladimir Putin masih melakukan diskusi dengan para komandan militer Rusia terkait rencana tersebut. Pengerahan pasukan darat ditujukan guna memastikan kemenangan bagi sekutunya Presiden Suriah Bashar Al-Assad.

”Ini sedang dibahas, ada rencana untuk ini,” kata mantan wakil menteri untuk urusan luar negeri, Andrei Fyodorov, Jumat (03/06).

Fyodorov menjelaskan bahwa pengiriman pasukan darat itu merupakan isu yang sensitif. Menurutnya, rencana itu bisa menimbulkan keraguan terhadap perkembangan proses negosiasi dan dapat menyebabkan perbedaan pendapat lebih lanjut dengan Amerika Serikat.

Namun, ada orang-orang di lingkaran politik dan militer Kremlin yang percaya bahwa penyebaran pasukan darat di Suriah memang diperlukan.

”Dari sudut pandang Rusia, (Presiden Suriah Bashar) Al-Assad harus mengontrol 70 persen Suriah, dan dengan cara itu Anda dapat mengadakan pemilu dan mereka akan menguntungkan Assad. Itulah sebabnya isu operasi darat menjadi lebih aktual,” kata Fyodorov.

Pasukan yang terlibat dalam operasi darat nantinya adalah pasukan khusus atau tentara relawan yang bersedia untuk berjuang bersama tentara Suriah dan sekutunya.

Sumber: Sindo News