Teroris Incar Ronaldo di Piala Eropa 2016

Pihak keamanan Prancis menilai Timnas Portugal sebagai salah satu tim yang berisiko tinggi menjadi sasaran teroris selama gelaran Piala Eropa 2016.

Dari 24 peserta Piala Eropa, Portugal dianggap sebagai tim paling populer lantaran terdapat sosok Christiano Ronaldo di dalam tim. Teror akan mengancam Ronaldo dan Portugal baik di dalam maupun luar lapangan.

“Seperti yang diketahui semua orang, Portugal dipertimbangkan sebagai salah satu tim berisiko tinggi karena kehadiran Cristiano Ronaldo. Tapi kami telah menyiapkan diri untuk hal ini,” kata pelatih timnas Portugal Fernando Santos seusai timnya dikalahkan Inggris 0-1 di Stadion Wembley, Jumat (3/6) dini hari WIB, dikutip dari CNN.
Christiano Ronaldo

Menurut Santos, Ronaldo memang akan menjadi magnet di Euro nanti. Di antara pemain bintang yang akan tampil di Prancis nanti, Ronaldo-lah yang paling bersinar. Ronaldo juga menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di dunia, mengalahkan bintang Barcelona Lionel Messi.

Pada kenyataannya, hal ini akan menjadi tanggung jawab pihak keamanan Perancis. Para penggemar kami harus paham bahwa dalam momen-momen tertentu kami tak akan bisa melepas para pemain kami seperti yang fans inginkan (untuk berforo dan minta tanda tangan),” pungkas santos.

Masalah keamanan menjadi sorotan di Piala Eropa 2016. Kelompok teroris ISIS santer disebut akan melakukan teror di negara yang terkenal akan mode-nya itu.

Sebelumnya teror telah terjadi dengan ditandai serangan ISIS di Paris pada November lalu yang menewaskan 130 orang.

Selain itu, pada 14 November 2015, sebuah bom meledak di luar Stade De Frpungance ketika laga uji coba antara timnas Perancis melawan Jerman. 

Amerika Serikat bahkan memberikan peringatan kepada warganya yang ingin datang ke Prancis, bahwa Piala Eropa 2016 berpotensi menjadi target serangan teroris.