Simulasi Pembebasan Sandera oleh Batalyon Infanteri 514/Raider

Sabtu pagi (4/6) Kantor Pemkab Situbondo , Jawa timur mendadak gaduh, warga setempat yang secara kebetulan melintas di depan pendopo mendadak tegang dan dicekam ketakutan. Pasalnya di depan mata mereka menyaksikan Sekelompok pemuda bersenjata, menyerbu dan menguasai kantor pemerintahaan kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Sekelompok pemuda bersenjata menyerbu dan menguasai kantor pemkab Situbondo, Jawa Timur.

Ketegangan makin memuncak ketika gerombolan pemuda bersenjata ini memberondongkan tembakan yang membabi buta. Puluhan PNS yang berada di dalam kantor pemkab berhamburan lari keluar, bahkan sejumlah petugas satpol p-p yang bertugas jaga dilumpuhkan oleh kawanan penyerang tak dikenal ini.

Seluruh gedung dan ruangan dipenuhi kelompok pemuda bersenjatakan laras panjang. Tak puas melumpuhkan pihak kemananan dan anggota satpol p-p, kelompok radikal ini kemudian menyandera salah seorang pejabat penting setempat, yakni Sekda Pemkab Situbondo. Kendati belum jelas motif dan maksud penyanderaan, Namun salah satu sumber setempat menyebutkan kelompok radikal ini menginginkan pihak pemkab menyediakan sejumlah dana tebusan.

Sekda Pemkab Situbondo Jawa Timur, ketika disandera oleh kelompok radikal.

Selang tak lama kemudian, puluhan anggota TNI dari pasukan anti teror dari kesatuan Yonif 514 Raider Bondowoso tiba di lokasi kejadian dan langsung menyebar dengan cara menyusup ke dalam gedung kantor pemkab. Semenit kemudian terdengar suara baku tembak antara kelompok penyandera dengan anggota TNI .

Anggota TNI Batalyon Infanteri 514/Raider Kostrad menyerang kelompok penyandera.

Sekda Pemkab yang disandera oleh salah seorang pemimpin kelompok penyandera, akhirnya keluar dari tempat persembunyian. Suasana makin tegang, ketika ketua penyandera menggertak puluhan anggota TNI Yonif 514 Raider yang telah siap membidikan senapan. Dengan posisi tangan kiri menjerat leher Sekda Pemkab dan tangan kanan mengacungkan senjata, pimpinan kelompok penyandera beserta beberapa anak buahnya berusaha meloloskan diri, dengan melalui pintu depan gedung.

Penyandera berusaha meloloskan diri, Namun kemudian berhsil ditembak mati oleh salah seorang anggota Yonif 514 Raider.

Namun tanpa diduga oleh kelompok separatis ini, sejumlah anggota TNI Batalyon 514 Raider datang dengan meluncur dari tali helicopter. Usai mendarat, anggota raider ini langsung melakukan tembakan jitu hingga berhasil menewaskan pimpinan kelompok penyandera.

Pasukan Batalyon infantri 514 Raider menyerang kelompok radikal dengan droping pasukan dari Helikopter.

Namun demikian pemandangan Aksi pembebasan sandera di kantor pemkab Situbondo, yang dilakukan tim pasukan anti teror Batalyon Infantri 514 Raider Bondowoso hanyalah merupakan latihan simulasi dalam menangani ancaman teror oleh kelompok radikal bersenjata.

Menurut Danyon Yonif 514 Raider Bondowoso, Mayor Inf. Arif, Aksi simulasi pembebasan sandera tadi merupakan latihan rutin yang selalu dilakukan agar prajurit TNI khususnya anggota kostrad memiliki kesigapan jika sewaktu-waktu dihadapkan pada situasi munculnya kelompok penyusup. (marksman)