Menhan: Indonesia Akan Tempatkan Kapal Besar di Natuna

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan bahwa Indonesia akan menambah kekuatan militer di Pulau Natuna, Kepulauan Riau.

“Akan kita tempatkan tiga kapal besar, kapal-kapal kecil untuk patroli, dan pesawat-pesawat tempur,” kata Ryamizard, Sabtu (04/06).

Menhan menjelaskan, Natuna akan menjadi salah satu pangkalan militer terdepan Indonesia di Laut Cina Selatan. Pernyataan tersebut dikeluarkan oleh Ryamizard menyusul terjadinya dua insiden penerobosan wilayah laut Indonesia oleh nelayan Tiongkok di perairan sebelah utara Pulau Natuna dalam dua bulan terakhir.

Dalam dua insiden tersebut, Tiongkok melayangkan protes karena menganggap nelayan mereka berada dalam wilayah “pemancingan tradisional” pelaut-pelaut Tiongkok. Sementara, pemerintah Indonesia dengan tegas mengatakan bahwa lokasi penangkapan masuk dalam Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.

Menurut Menhan, para pelaut Tiongkok leluasa memasuki laut Indonesia karena wilayah tersebut kurang terawasi. “Dulu kan kosong, jadi mereka leluasa. Sekarang tidak lagi,” kata Ryamizard.

Ryamizard pun mengiyakan bahwa ada kecurigaan Tiongkok mendanai dan mempersenjatai nelayan-nelayan mereka untuk menegaskan klaim di Laut Cina Selatan.

Sumber: Republika Online