Home » Militer Indonesia » Kapal Perusak Amerika ke Laut Hitam, Kapal Selam Canggih Rusia Siap Mengintai

Kapal Perusak Amerika ke Laut Hitam, Kapal Selam Canggih Rusia Siap Mengintai

Kapal perusak milik Amerika Serikat, USS Porter, yang dipersenjatai rudal cerdas dengan sistem pandu akan dikirim ke Laut Hitam untuk mengikuti latihan perang bilateral dengan negara sekutu. Menurut Angkatan Laut AS, USS Porter (DDG 78) akan memasuki Laut Hitam pada hari Senin (6/6).

“Operasi kapal di Laut Hitam dimaksudkan untuk meningkatkan keamanan maritim dan stabilitas, kesiapan, dan kemampuan Angkatan Laut dengan sekutu dan mitra kami,” demikian pernyataan pers AL AS seperti dikutip dari Sputnik, Minggu (5/6). USS Porter akan mendukung Operasi Atlantic Resolve, yang mencakup semua aksi Departemen Pertahanan AS di Eropa Timur. Kapal ini juga diharapkan bisa menjadi pelabuhan bersakalan.

Kapal perang kelas Arleigh Burke ini telah bergerak ke pangkalan Angkatan Laut Spanyol Rota dan merupakan bagian dari Armada 6 AS yang berpusat di Naples, Italia. Sekedar informasi, kapal perang kelas Arleigh Burke kapal perang buatan AS yang dibangun menggunakan Aegis Combat System dan radar array SPY-1D multi-fungsi Pasif elektronik dipindai. Kapal ini dilengkapi rudal cerdas dengan sistem pandu.

Dalam kesempatan yang sama, Angkatan Laut Amerika Serikat memperingatkan manuver-manuver kapal selam canggih milik Rusia yang mengintai pertahanan AS di perairan Atlantik. Kapal selam Rusia yang berkeliaran di perairan Atlantik itu dianggap sudah menantang AS.

Komentar itu muncul dari Komandan Angkatan Laut AS, Wakil Laksamana James Foggo III dalam sebuah artikel di Proceedings Magazine. Menurutnya, Moskow telah meningkatkan kehadiran kapal selamnya di Samudera Atlantik dalam upaya untuk mempelajari kemampuan kapal selam AS.

”Sekali lagi, kekuatan kapal selam yang efektif, terampil, dan berteknologi canggih Rusia menantang kita,” katanya.
”Kapal selam Rusia berkeliaran di Atlantik, menguji pertahanan kita, menghadapi komando kami dari laut, dan mempersiapkan battlespace bawah laut untuk memberi mereka keunggulan dalam konflik di masa depan,” lanjut Foggo, seperti dikutip Sputniknews, Sabtu (4/6).

Bagi Foggo, ini adalah bukti bahwa kepentingan utama militer Moskow mengancam Barat. ”Tidak hanya tindakan dan kemampuan Rusia yang meningkat dalam cara yang mengkhawatirkan dan konfrontatif, kebijakan keamanan nasional yang ditujukan untuk menantang Amerika Serikat dan sekutu serta mitra NATO-nya,” ujarnya.

”Ini adalah platform yang paling menantang bagi kita untuk menangatasi karena (teknologi) siluman yang melekat pada mereka,” katanya.Militer Kremlin belum menanggapi laporan kehadiran kapal selam Rusia di Samudera Atlantik yang dianggap sudah menantang pertahanan AS.

Kekhawatiran komandan Angkatan Laut AS itu bertepatan dengan operasi Pentagon di dekat perairan Rusia. Pada bulan April, dua pesawat jet tempur Rusia Su-24 dipaksa untuk menanggapi kapal perang USS Donald Cook saat berlayar melewati Laut Baltik.
Pentagon mengkritik pertemuan itu sebagai manuver pilot tempur Rusia yang “tidak aman dan tidak profesional.”

Bahkan pada 2 Juni lalu, Beberapa pesawat tempur Su-24 Rusia telah terbang melewati kapal perusak berpandu rudal Angkatan Laut AS (USN) Arleigh Burke class yang beroperasi di Laut Hitam selama empat hari terakhir, ujar pejabat yang dikonfirmasi IHS Jane. sebagai bukti, Armada keenam USN merilis sebuah video 47 detik yang diambil oleh seorang pelaut di kapal Ross yang menunjukkan satu Su-24 terbang di sisi kanan kapal dengan ketinggian rendah. (marksman sumber : sindonews.com dan IHS Jane)