Iran Tolak Tuduhan Amerika Serikat Sebagai Pendukung Terorisme

Pemerintah Iran dengan tegas menolak laporan tahunan Amerika Serikat yang menyatakan bahwa Teheran sebagai salah satu negara pendukung utama terorisme.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Hossein Jaberi Ansari, mengatakan bahwa tuduhan itu merupakan sikap anti-Iran yang mencerminkan tujuan Israel. Ia mencela rezim Tel Aviv sebagai perwujudan dari pendudukan, terorisme yang disponsori negara, pelanggaran hak asasi manusia dan penegakan kebijakan opresif terhadap warga Palestina.

“Kami mengecam Washington untuk standar ganda terhadap terorisme dan untuk menutup mata terhadap aksi terorisme terhadap warga sipil di seluruh dunia,” kata Ansari, Minggu (05/06).

Sebaliknya, Ansari mengutuk campur tangan militer Amerika Serikat dan dukungan destruktif kepada berbagai kelompok teroris di Irak, Afghanistan, Suriah, Libya, dan Yaman. Ansari pun menegaskan bahwa Iran sebenarnya menjadi salah satu negara yang paling serius memerangi terorisme.

Sebelumnya, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengeluarkan laporan tahunan yang menyebut bahwa Iran kerap memberikan senjata dan uang kepada kelompok-kelompok yang telah dimasukkan dalam daftar teror, seperti Hizbullah dan sejumlah milisi di Irak dan Suriah.

Sumber: Sindo News