Home » Militer Indonesia » “Super Multirole” Tak Ada yang Tidak Bisa Dilakukan Jet Tempur Su-30SM

“Super Multirole” Tak Ada yang Tidak Bisa Dilakukan Jet Tempur Su-30SM

Tidak ada yang tidak bisa dilakukan jet tempur Su-30SM (Flanker-H). Selain tugas utamanya di Suriah, pesawat tempur supermanuver ini membantu pesawat tempur lain yang ikut ambil bagian dalam operasi kontraterorisme yang dipimpin Rusia untuk mengunci target darat.

“Berkat sensor utamanya, Su-30SM membantu pesawat pembom dan pesawat tempur di Suriah dengan mengunci target di darat,” kata Sergei Yamanov, Direktur produksi Irkutsk Aviation Plant.

Su-30SM melakukannya dengan menanjak ke ketinggian yang aman dan membantu mengunci sasaran didarat, baru kemudian pesawat pembom dan pesawat tempur lainnya meluncurkan serangan udara.

Yamanov menambahkan bahkan pesawat siluman F-35 Lightning II dan F-22 Raptor, pesawat terbaik yang dimiliki AS, tidak memiliki sensor yang sama. Pesawat siluman AS hanya mampu melakukan serangan ke darat ketika mendapat koordinat dari pesawat lain.

Sukhoi Su-30SM Flanker-H, diproduksi oleh Irkutsk Aviation Plant, dianggap sebuah jet tempur dari generasi 4+. Su-30SM dilengkapi dengan radar phased-array , mesin dengan daya dorong vectoring dan sayap canard, juga dilengkapi dengan persenjataan udara ke udara canggih dan senjata udara ke permukaan presisi tinggi.

Su-30SM melakukan penerbangan perdananya pada tahun 2012 dan mendapat perang pertamanya di Suriah. Awalnya, Su-30SM bertugas mengawal pesawat serang lainnya sebagai tindakan pencegahan setelah Turki menembak jatuh pembom Rusia di Suriah. Su-30SM kemudian juga ditugaskan untuk melakukan misi pengeboman.

“Pesawat multirole Su-30SM dapat digunakan dalam serangan anti pesawat, anti serangan darat dan misi serangan di laut. Su-30SM juga dapat melakukan peperangan elektronik dan pesawat peringatan dini. Su-30SM juga dapat bertindak sebagai pesawat komando dan control dalam armada pesawat tempur saat melakukan misi bersama, “tulis website Airforce Technology.

56 jet tempur Su-30SM saat ini memperkuat Angkatan Udara Rusia dan diharapkan akan menerima 30 pesawat tempur varian Su-30MK pada tahun 2018.

Sputnik

Tags: