39 PRAJURIT PASMAR-1 Diterjunkan dalam LATMA KHAAN QUEST 2016 di ULAAN BAATAR MONGOLIA

Indonesia kembali berpartisipasi dalam mengirimkan prajurit TNI di kancah Latihan bersama multilateral pasukan pemelihara perdamaian, Latma Khaan Quest di Mongolia. Jika pada tahun 2015 lalu latma militer dunia ini diikuti 25 negara, maka pada tahun 2016 ini, latma khaan quest hanya diikuti 15 negara saja.

Dalam Latihan Personil Militer tingkat dunia “Latma Khaan Quest 2016” pihak TNI mengirimkan sedikitnya 39 prajurit TNI dari korps marinir pasmar-1. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan dan keterampilan prajurit TNI, serta untuk mempererat hubungan bilateral yang baik antara militer Indonesia dengan militer Negara lain.

Latma Khaan Quest 2016 sendiri, secara simbolis baru saja selesai ditutup kemarin (10/6), di Ulaan Baatar, Mongolia. Penutupan latma khaan Quest 2016, dihadiri sejumlah pejabat militer seperti Menteri Pertahanan Mongolia Dashdemberel Bat-Erdene dan beberapa pejabat militer negara peserta. Sedangkan Latma Khaan Quest 2016, digelar dari tanggal 20 Mei sampai dengan 04 Juni 2016 beberapa waktu yang lalu, di Ulaan Baatar Mongolia.

Sersan Angkatan Darat AS, Chantz Gaither, memberikan keamanan saat korban simulasi dilakukan untuk keselamatan selama latihan Khaan Quest 2015 di Lima Hills Training Area di Tavantolgoi, Mongolia, 29 Juni 2015. (foto : dok. Gaither)

Latihan bersama multinasional yang disponsori Komando Pasifik Amerika Serikat dan Angkatan Bersenjata Mongolia, rutin digelar untuk mengasah kemampuan militer setiap negara di Pasifik dalam menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.

Latihan ini diselenggarakan sebagai upaya untuk meningkatkan kerjasama bilateral dan pertukaran wawasan dalam bidang Peace Keeping Operation. Pada latihan bersama Khaan Quest tahun 2016 ini diikuti oleh 15 Negara, untuk Indonesia mengirimkan 39 personel dari 3 matra termasuk prajurit Pasmar-1 Korps Marinir mengirimkan 5 personel terbaiknya yaitu Serma Mar Zaenal Arifin (Brigif-1 Mar), Sertu Mar Sukiyana (Menbanpur-1 Mar), Sertu Mar Yudha Mulyana (Menart-1 Mar), Kopda Mar Eko Yunanto (Menkav-1 Mar) dan Praka Mar/Iam Sony Nur (Yontaifib-1 Mar).

Selain latihan bersama ini, juga dilaksanakan kegiatan Sport Event yaitu pertandingan Bola Voli, pada kesempatan tersebut Tim Bola Voli Indonesia yang didominasi oleh prajurit Korps Marinir berhasil meraih juara 1 dengan mengalahkan Tim Bola Voli dari Mongolia yang harus puas sebagai juara 2 dan juara 3 diraih oleh Tim dari Cambodia. Selain itu prajurit Pasmar-1 Praka Mar/Iam Sony Nur juga menampilkan atraksi tunggal Pencak Silat dalam acara Cultural Event.

TNI sendiri telah berpartisipasi aktif mengirimkan kontingennya dalam latihan bersama tersebut sejak tahun 2007. Selain untuk mengasah kemampuan prajurit TNI, juga untuk berkontribusi berdasar pengalaman panjang TNI dalam operasi pemeliharaan perdamaian. (marksman/ sumber : dispen kormar dan antaranews.com)