Su-30 MK2 Vietnam Hilang di Laut China Selatan

Satu jet tempur Sukhoi SU-30 MK2 Vietnam hilang hari Selasa, 14/06/2016 setelah menghilang dari radar selama latihan penerbangan di sentral wilayah maritim Laut Cina Selatan yang menjadi bagian negara itu, ujar seorang pejabat militer.

Pesawat Sukhoi SU-30 MK2 terbang 30-40 km di lepas pantai provinsi Nghe An di sebelah pulau Hainan China, ketika hilang dan latihan penerbangan terhadap pesawat tempur yang sama ditangguhkan, sejak kejadian itu, ujar Senior Letnan Jenderal Vo Van Tuan, wakil kepala staf angkatan bersenjata Vietnam.

“Kami belum menemukan jet tersebut dan kami masih mencarinya,” ujarnya kepada Reuters.

Ditanya tentang alasan yang mungkin penyebab hilangnya pesawat itu, Letnan Jenderal Vo Van Tuan mengatakan: “Kita harus menemukannya, untuk mengetahui penyebabnya.”

Insiden ini menyusul serangkaian kecelakaan dalam dua tahun terakhir, yakni dengan helikopter yang menua, di saat5 Vietnam mengkalibrasi ulang strategi pertahanan militer.

Vietnam berusaha memodernisasi kemampuan pertahanan, tampaknya sebagai pencegah terhadap peningkatan militer Beijing dan ketegangan yang berkembang di Laut Cina Selatan, di mana dua negara komunis yang tetangga ini memiliki klaim yang bersaing.

Su-30 MK2 Vietnam

Hilang pesawat tempur bomber SU-30 MK2 adalah salah satu dari 30 pesawat yang digunakan Vietnam. Jet tempur berada dalam daftar belanja dan pilihan yang diharapkan dapat diperbanyak, menyusul pencabutan larangan ekspor senjata AS ke Vietnam bulan lalu. Vietnam yang dulu merupakan musuh Washington sangat ingin berubah menjadi sekutu AS yang baru di Asia.

Vietnam telah melakukan pembicaraan dengan produsen Barat dan AS untuk meningkatkan kemampuan angkatan udara mereka dengan penambahan jet, helikopter dan pesawat patroli maritim, meskipun para ahli mengatakan kemungkinan Rusia akan terus menjadi pemasok utama.

Cina mengklaim sebagian besar Laut Selatan yang kaya energi di mana sekitar $ 5 triliun perdagangan kapal melewati laut tersebut setiap tahun. Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan dan Vietnam juga memiliki klaim atas Laut China Selatan.

Reuters