Home » Militer Indonesia » Satu Tembakan, Dua Nyawa Melayang

Satu Tembakan, Dua Nyawa Melayang

Sniper pasukan khusus SAS menembak mati dua pembom ISIS dimobil dengan satu tembakan saat hendak menyerang target di Libya dengan mobil penuh bom.

Penembak jitu SAS berhasil menyelamatkan ratusan nyawa dengan menembak tepat dikepala dengan tembakan mematikan dari jarak 1.000 m. Dengan satu tembakan, peluru menembus tengkorak pengemudi dan melubangi leher penumpang yang langsung membunuh mereka berdua.

Pihak Intelijen Inggris mengungkapkan, militan ISIS mengangkut bom besar-besaran ke Tripoli di mana mereka merencanakan untuk meledakkan pasar yang penuh sesak.

“Itu adalah tembakan yang menakjubkan. Bukan hanya tentang jarak tapi juga fakta bahwa itu adalah target yang bergerak, “kata seorang sumber Daily Star Sunday. Menurutnya tembakan personel SAS itu adalah salah satu tembakan yang terbaik sepanjang masa.

“Jika sniper meleset, banyak orang akan kehilangan nyawa mereka.” kata sumber tersebut.

Sumber itu juga memuji kecepatan berfikir dan bertindak, saat itu tentara Libya bertempur dibantu empat personel SAS yang seharusnya menembaki mobil yang penuh bom, tapi mereka panik dan menembakkan senjata mereka terlalu cepat tanpa mengenai sasarannya,

Penembak jitu SAS dengan senapan Lapua Magnum 338 melepaskan dua tembakan untuk mengukur jarak dari mobil sebelum kemudian mengakhirinya dengan tembakan ketiga.

“Dia tim penasehat militer bersama pasukan Libya yang akan melakukan penyergapan. Dia memiliki sedikit waktu untuk bertindak, “tambah sumber itu.

Penembakan terjadi bulan lalu ketika anggota SAS yang berbasis di Hereford membantu memerangi Negara Islam di Libya.

DailyNews