Home » Alutsita Canggih » Indonesia Satu-satunya Negara Masih Membuka Kantor Perwakilan di Allepo

Indonesia Satu-satunya Negara Masih Membuka Kantor Perwakilan di Allepo

Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) di Damaskus menyatakan Indonesia menjadi satu-satunya negara yang masih membuka kantor perwakilan di wilayah Allepo, Suriah.
 
Kantor cabang konsuler di Aleppo dinilai masih sangat penting untuk dipertahankan, Mengingat masih banyaknya TKI yang terkepung di wilayah tersebut. Ditambah majikan mereka masih bermasalah, dan sulitnya Satgas Perlindungan KBRI Damaskus untuk menjangkau wilayah Aleppo.

Hingga kini, pengacara retainer KBRI Damaskus Muhammad Akra, masih memperjuangkan hak-hak para TKI. Terdapat tujuh orang TKI yang masih beemasalah dan belum mendapat haknya sebagai pekerja.

KBRI Damaskus 15 Juni lalu melakukan kunjungan ke Kantor Cabang Konsuler di daerah Fransiskan, Aleppo dan mengadakan sosialisasi dengan para WNI di shelter.

Dubes RI untuk Suriah Djoko Harjanto juga mengadakan pertemuan dengan Gubernur Aleppo Mohammad Marwan Olabi sekaligus menjadi duta besar pertama dan satu-satunya yang mengunjungi Aleppo di tengah krisis saat ini.

Meburut Djoko Harjanto, pengiriman TKI ke seluruh wilayah Timur Tengah telah ditutup dan dilarang untuk kembali lagi ke Suriah setelah direpatriasi oleh KBRI Damaskus.

KBRI Damaskus telah merepatriasi sebanyak 12.410 WNI dari Suriah kembali ke Indonesia dalam 275 gelombang. Hal tersebut telah dilakukan sejak tahun 2012. TKI dari Aleppo dan seluruh wilayah Suriah akan diantarkan ke Damaskus untuk diproses kepulangannya ke Indonesia.

Saat masih dalam kondisi aman, Aleppo yang merupakan kota kedua terbesar di Suriah setelah ibukota Damaskus ramai dipenuhi dengan konsulat berbagai negara. Kini, tinggal Indonesia satu-satunya perwakilan asing yang masih mempertahankan kantor cabang konsuler di Aleppo.
 
Aleppo merupakan salah satu provinsi terpenting di Suriah. Sebanyak 52 dari 250 anggota parlemen Suriah berasal dari Aleppo. 

Aleppo dikenal sebagai salah satu kota tertua di dunia dan memiliki pasar tertutup bawah tanah terluas di dunia, yaitu sepanjang 12 km. Bagi Suriah, Aleppo merupakan kota tumpuan industri, perdagangan, sekaligus pusat ekonomi.

Sumber: sindonews.com