Home » Alutsita Canggih » Enggan Ikuti Inggris Keluar dari Uni Eropa, Skotlandia Ingin Merdeka

Enggan Ikuti Inggris Keluar dari Uni Eropa, Skotlandia Ingin Merdeka

Pemimpin Skotlandia secara resmi menyampaikan bahwa negaranya akan tetap bersama Uni Eropa. Pernyataan ini dilontarkan setelah Inggris dipastikan hengkang dari keanggotaan Uni Eropa, dengan hasil referendum unggul 52 persen melawan 48 persen.

“Skotlandia telah menyampaikan suara yang kuat dan tegas untuk tetap di Uni Eropa dan saya menyambut pengesahan status Eropa kami. Kami menunggu hasil akhir seluruhnya, tetapi Skotlandia telah menyatakan dan berbicara dengan tegas,” ujar Menteri Pertama Skotlandia dan pemimpin partai nasionalis SNP, Nicola Sturgeon, setelah hasil referendum diumumkan, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (24/6/2016).

Hal tersebut sesuai dengan hasil referendum di Skotlandia yang menunjukkan kubu bertahan unggul 62 persen, sementara kubu saingannya hanya 38 persen. Bukti bahwa rakyat Skotlandia justru lebih suka jika Inggris tetap bergabung dengan Uni Eropa.

Dengan demikian, Nicola Sturgeon menyatakan bahwa secara demokratis keputusan Inggris untuk keluar dari Uni Eropa tidak dapat diterima. Sturgeon pun menambahkan bahwa Skotlandia negara yang modern, memandang ke depan, inklusif dan jelas tidak ingin meninggalkan Uni Eropa.

Pemerintah Skotlandia pun akan mulai mempersiapkan legislasi yang memungkinkan referendum kemerdekaan kembali digelar. Sebelumnya, pada September 2014, Skotlandia telah menggelar referendum kemerdekaan, yang hasilnya mayoritas rakyat memilih tetap bergabung dengan Britania Raya.

Namun, manifesto partai SNP (Scottish National Party?) menyebutkan bahwa parlemen Skotlandia memiliki hak menggelar referendum jika ada perubahan signifikan dengan kondisi yang berlaku pada saat referendum 2014.

Di sisi lain, meskipun kecewa dengan hasil referendum Inggris, Pemimpin Konservatif Skotlandia Ruth Davidson berpendapat, tidak ada alasan untuk kembali menggelar referendum kemerdekaan karena dirinya tidak yakin referendum kemerdekaan kedua akan membantu Skotlandia mencapai stabilitas untuk dapat merdeka.

Namun, Sturgeon mengaku akan mempertimbangkan semua opsi dan mengambil langkah apapun yang memungkinkan demi mengamankan posisi dan kepentingan Skotlandia secara berkelanjutan di Uni Eropa dan di pasar tunggal pada khususnya.

Sturgeon menambahkan, apapun yang terjadi nantinya, Inggris, Wales dan Irlandia Utara tetap menjadi tetangga terdekat dan teman terbaik Skotlandia. Skotlandia merupakan salah satu negara bagian Britania Raya yang berbatasan langsung dengan Inggris.