Peran Kapal OPV Dibandingkan KCR-60 & 40

Kapal patroli lepas pantai, OPV (Offshore Patrol Vessel) dan KCR/FAC berbeda. KCR fungsinya hanya untuk kombatan, meluncurkan rudal dan fasilitasnya terbatas untuk itu, sedangkan OPV lebih multi fungsi, mengurangi kadar kombatannya dan menambahkan beberapa fungsi lain yang berkaitan dengan tugas-tugas sipil seperti: penanganan bajak laut, illegal fishing, penyelundupan, imigran gelap, penanganan kecelakaan laut/tumpahan minyak, pengawasan perbatasan dan sebagainya. Di saat perang bisa ditambahkan fasilitas pendeteksian ranjau (jika punya duitnya), 30 Juni 2016.

Kata kuncinya adalah “fasilitas yang tersedia untuk menunaikan tugasnya”…KCR basisnya adalah FPB-57 yang diperbesar, FPB-57 punya varian OPV tapi desain dan fasilitasnya dianggap sudah kurang sesuai dengan tuntutan jaman sekarang…sedangkan KCR/PT.PAL belum membuat desain OPV dari basis KCR.

Offshore Patrol Vessel 1800 Damen

Agak berbeda dengan buatan Damen (atau pabrikan lain seperti: Fassmer, BAE, DCNS dan lain-lain) yang lebih senior…menggunakan basis Sigma untuk dijadikan berbagai fungsi kapal dari Corvete, OPV, kapal multi fungsi dan sebagainya.

Satu hal lagi yang perlu mendapat perhatian…dengan ukuran dan enduran yang lebih tinggi dari KCR, menjamin kapal bisa melaut sampai 28-35 hari, bisa mengakomodasi helikopter, auv, uuv dan meluncurkan Rhib secara cepat, serta bisa membawa kontainer berisi perlengkapan yang disesuaikan dengan misinya.

Oleh : Jawab Jujur

Nb: TNI AL tertarik untuk pengadaan kapal OPV-1800 Damen Belanda ini.