Home » Alutsita Canggih » Menteri Pertahanan Taiwan Meminta Maaf Langsung kepada Keluarga Korban Rudal Nyasar

Menteri Pertahanan Taiwan Meminta Maaf Langsung kepada Keluarga Korban Rudal Nyasar

Menteri Pertahanan Taiwan Feng Shih-kuan meminta maaf kepada keluarga kapten kapal nelayan Taiwan, yang tewas setelah Angkatan Laut tanpa sengaja menembakkan rudal anti kapal supersonik dan menghantam perahu nelayan yang beroperasi di perairan daerah terpencil di Penghu.

Feng melakukan perjalanan ke Kaohsiung, Taiwan Selatan, untuk menyatakan permintaan maaf secara pribadi kepada keluarga Huang Wen-chung di rumah mereka. Menteri berjanji untuk membantu mereka agar mendapatkan kompensasi dari negara dan memperbaiki kapalnya yang rusak.

Didampingi oleh Panglima Angkatan Laut Laksamana Huang Shu-kuang, Feng juga berjanji untuk meningkatkan disiplin militer para anggotanya.

Rudal buatan dalam negeri Hsiung Feng III tanpa sengaja diluncurkan dari salah satu korvet Angkatan Laut Chinchiang class di Pelabuhan Militer Zuoying di Kaohsiung selama latihan pada Jumat pagi dan menghancurkan sebagian perahu nelayan sekitar dua menit kemudian, ungkap Angkatan Laut.

Kementerian Pertahanan menegaskan bahwa rudal itu merobek kapal nelayan “Hsiang Li Sheng” dan menyebabkan kematian kapten kapal dan melukai tiga awak lainnya di perahu.

Kementerian telah mengeluarkan permintaan maaf dan menyalahkan insiden pada kesalahan manusia, dimana seorang perwira di kapal perang Chinchiang (PGG-610) tidak mengikuti prosedur standar operasinal saat meluncurkan rudal selama serangan simulasi.

Saat pertemuan dengan Feng, keluarga mengeluh militer Taiwan tidak memberikan bantuan segera setelah rudal menghantam kapal. Putra kapten yang juga seorang awak kapal harus melakukan panggilan darurat sendiri untuk meminta bantuan, sebelum penjaga pantai kemudian datang untuk menyelamatkan mereka.

Perahu nelayan itu berlayar sekitar 40 mil laut dari pelabuhan militer di selatan Taiwan. Sebuah grafik yang ditunjukkan oleh Angkatan Laut menunjukkan bahwa posisi target simulasi yang ditembak rudal itu seharusnya di Selat Taiwan, sebelah barat laut dari pelabuhan atau tenggara dari Penghu.

ChinaPost