Militer Filipina Serbu Markas Abu Sayyaf 9 Orang Tewas

Geram dengan kelompok Abu Sayyaf, Presiden terpilih Filipina Rodrigo Duterte langsung memerintahkan penyerbuan terhadap kelompok bersenjata tersebut. Hingga malam ini, Kamis (7/7/1981), baku tembak antara militer Filipina dengan Kelompok Abu Sayyaf masih terjadi di bagian selatan Kepulauan Jolo dan Basilan.

Militer Filipina didukung dengan peralatan canggih dan pesawat tempur. Dilaporkan, sudah 9 anggota Abu Sayyaf tewas, sementara satu orang tentara Filipina tewas dalam baku tembak.

Menurut juru bicara militer regional Mayor Filemon, Presiden Rodrigo Duterte sudah memberikan perintah untuk menambah pasukan ke wilayah pertempuran. “Penyerbuan sudah dilakukan dengan dukungan persenjataan dan serangan udara. Tentara juga sudah ditambah ke lokasi,” tegasnya.

Diperkirakan ada 130 anggota kelompok Abu Sayyaf yang masih bertahan melakukan perlawanan di Kepulauan Jolo di Patikul, sementara di wilayah Basilan ada 200 anggota Abu Sayyaf yang juga masih melakukan perlawanan.

Leave a Comment