Home » Militer Indonesia » Komisi III: Waspada, Munculnya Santoso Baru

Komisi III: Waspada, Munculnya Santoso Baru

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian memastikan bahwa 90 persen dua jenazah yang tertembak dalam operasi tinombala merupakan gembong teroris Santoso dan Basri. Sementara itu, Komisi III DPR RI menilai, tewasnya Santoso bukan berarti permasalahan teroris di Indonesia selesai.

Tidak menutup kemungkinan akan muncul Santoso-Santoso lainnya dan melakukan aksi yang lebih berbahaya. “Pertanyaannya, apakah dengan tertembaknya Santoso, teroris di negeri kita selesai atau tidak? Saya lihat tidak selesai juga, karena akan muncul Santoso-Santoso lain,” ujar Wakil Ketua Komisi III, Desmond, Selasa (19/7/2016).

Menurutnya ada dua faktor penting yang memunculkan terorisme di Indonesia, paham radikalisme yang cepat berkembang dan rasa tidak puas dengan kondisi negeri ini, sehingga menimbulkan pemahaman yang pragmatis dari seseorang atau kelompok tertentu.

Santoso dan Basri dipastikan tewas dalam kontak senjata dengan Satgas Tinombala, di wilayah Tambarana, Poso, Sulawesi Tengah. Tim gabungan juga menemukan satu pucuk senjata M-16. Sementara itu, dua orang perempuan dan seorang laki-laki berhasil melarikan diri.