Home » Alutsita Canggih » China Memesan Su-35 dengan Modifikasi Khusus

China Memesan Su-35 dengan Modifikasi Khusus

China mengharapkan untuk segera menerima 24 pesawat tempur multirole Sukhoi Su-35S akhir tahun ini atau awal tahun 2017. Jet tempur superioritas udara ini dianggap Rusia sebagai pesawat tempur generasi 4,5 terbaik di dunia, dan lebih unggul dari F- 15 Eagle dan F / A-18 Hornet milik AS.

China adalah pembeli asing pertama pesawat tempur berteknologi tinggi ini, yang dinamakan NATO sebagai Flanker-E +. Kesepakatan ini bernilai sekitar US$ 2 miliar.

Sumber-sumber militer Rusia mengatakan Su-35S China akan mencakup banyak modifikasi yang diinginkan oleh Cina, diantaranya adalah desain Su-35 yang akan dirancang oleh China dan Rusia secara bersama-sama.

China mendapatkan Su-35S modifikasi setelah lebih dari satu dekade melakukan negosiasi yang alot, dimana kesepakatan kadang dibatalkan dan kadang dinegosiasikan ulang lagi dan lagi. Kesepakatan akhirnya tercapai pada bulan November tahun 2015 saat Perusahaan Rusia Rostec (yang bertanggung jawab untuk penjualan ekspor militer) mendapatkan kontrak pembelian dari China.

Su-35S memiliki jangkauan maksimum tanpa tangki bahan bakar eksternal lebih dari 3.600 km dan 4.500 km dengan tangki cadangan, yang memungkinkan Su-35 melakukan misi dengan mudah hingga ke Manila.

Su-35 juga memilki kelebihan manuver yang luar biasa, terutama karena dilengkapi dua mesin Saturnus 117 (AL-41F1S) turbofan afterburning dengan daya dorong vectoring 3D.

Laporan-laporan mengatakan alasan utama China untuk mengakuisisi Su-35 adalah untuk mendapatkan mesin thrust-vectoring. Meskipun sudah mampu mengembangkan pesawat tempur generasi keempat, China masih tertinggal dari Rusia dan Barat dalam hal mesin pesawat tempur yang berkualitas tinggi.

Ada spekulasi China tidak akan memesan lebih banyak Su-35S tetapi akan berfokus pada kemajuan program pesawat tempur didalam negeri, terutama pada pesawat tempur generasi kelima seperti siluman Chengdu J-20.

Adapun pada persenjataan, Su-35S dipersenjatai dengan meriam GSH-30-1 kaliber 30 mm, dan 12 hardpoint eksternal untuk rudal udara-ke-udara dan rudal udara-ke-permukaan, bom, dan dua pod perangkat peperangan elektronik.

En.Yipada.com