TNI dan USPACOM Gelar Latihan Gema Bhakti 2016

Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan United States Pacific Command (USPACOM) menggelar Latihan Bersama (Latma) dengan nama Gema Bhakti 2016 pada tanggal 25 Juli—2 Agustus 2016.

Latihan itu dibuka oleh Waasops Panglima TNI Laksma TNI Hardjo Susmoro dengan dihadiri oleh perwakilan USPACOM yaitu, Colonel Rusty Spray selaku Chief of Staff, Colonel Stephen Logan Deputy Commander dan Colonel Rudolph Ligsay selaku Exercise Director, pada hari Senin (25/7) kemarin.

Laksma Hardjo mengatakan bahwa Latma itu merupakan perwujudan dari kerja sama yang baik antara militer Indonesia dan Amerika Serikat.

“Latihan bertujuan memperlihatkan kerjasama antara TNI dan USPACOM dalam mengatasi bencana alam. Latihan juga sebagai sarana bertukar pengalaman dan pengetahuan serta kerja sama dalam operasi penanggulangan becana alam,” ujar Laksma Hardjo.

Laksma Hardjo berharap Latma itu dapat dijadikan forum meningkatkan kepercayaan, wahana bertukar pengetahuan tanpa menghilangkan rasa saling menghargai atas standar prosedur yang ada.

Sementara itu, Komandan USPACOM Brigadier General John Hillyer menjelaskan bahwa Latma itu merupakan latihan tingkat operasional yang dirancang untuk menerjemahkan petunjuk strategis ke dalam operasional guna menghasilkan respon yang efektif.

Latma Gema Bhakti 2016 diikuti oleh 136 peserta, yang terdiri dari 79 perwira TNI dari tiga matra, 54 orang perwakilan dari USPACOM, serta 3 orang unsur sipil (PMI, Basarnas dan BNPB).

Latma ini menggunakan prosedur umum yang disebut Multinational Force Standing Operating Procedures (MNF SOP). Prosedur itu berfungsi sebagai pedoman bagi semua negara untuk merencanakan dan melaksanakan operasi bersama dalam kontijensi multinasional di seluruh dunia.

Sumber: Suara Pembaruan