Pesawat Tempur Sukhoi dan F-16 TNI AU Rutin Patroli di Wilayah Ambalat

Berbeda dengan kawasan perairan Ambalat yang kerap “memanas” akibat pelanggaran wilayah laut oleh kapal patroli negara tetangga, wilayah udara di perbatasan Indonesia-Malaysia tersebut masih relatif lebih aman.

Komandan Pangkalan Udara TNI Angkatan Udara (Danlanud) Balikpapan, Kolonel Pnb Heddezul, mengatakan bahwa tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh negara “saudara serumpun” di wilayah Ambalat.

“Untuk wilayah kedaulatan udara tidak ada kasus yang menonjol di wilayah perbatasan Ambalat. Memang dulu sering terjadi pelanggaran di wilayah perbatasan perairan. Tetapi wilayah perbatasan udara aman, tidak ada pelanggaran,” ujar Kolonel Pnb Heddezul usai memimpin upacara Hari Bhakti TNI Angkatan Udara ke-69 di halaman markas AURI Sepinggan, Jumat (29/7).

Pesawat Sukhoi dari Skuadron 11 Lanud Sultan Hasanuddin sebelum tiba di Kota Tarakan, Minggu (9/8/2015), terlebih dahulu memantau wilayah udara Perbatasan Ambalat. (tribunkaltim.com/Junisah)
Pesawat Tempur Sukhoi dan F-16 TNI AU Rutin Patroli di Wilayah Ambalat 1

Kendati wilayah kedaulatan udara aman, Kolonel Pnb Heddezul menjelaskan bahwa patroli udara tetap rutin dilakukan yang di-back up pesawat tempur dari Skadron Udara XI Makassar. Patroli mengerahkan pesawat canggih flanker Sukhoi-27, Sukhoi-30, dan F-16. ”Patroli udara kadang juga dengan pesawat Skyhawk,” ujarnya.

Sumber: balikpapan.prokal.co

Leave a Comment