Jun 302018
 

Yogyakarta, Jakartagreater.com – Panitia Pemilihan Daerah (Panlihda) Penerimaan Taruna Taruni Akademi Angkatan Udara TA 2018 yang dipimpin Danlanud Adisutjipto Marsekal Pertama TNI Ir. Tedi Rizalihadi, S, M.M mengadakan sidang Pantukhir untuk menentukan calon Taruna dan Taruni AAU tingkat daerah pada Jumat 29 Juni 2018 bertempat di Gedung Wisma Adi Lanud Adisutjipto Yogyakarta.

Danlanud Adisutjipto Marsma Ir. Tedi Rizalihadi, S, M.M dalam sambutan pengantarnya mengatakan keberhasilan pelaksanaan tugas-tugas TNI Angkatan Udara sangat ditentukan oleh tingkat kesiapan yang merupakan perpaduan dari unsur manusia, peralatan dan perangkat lunak yang mendukungnya.

Peralatan yang modern dan canggih belum merupakan jaminan keberhasilan pelaksanaan tugas, akan tetapi harus diimbangi dengan kualitas personel yang memiliki pengetahuan, kemampuan dan profesionalisme yang tinggi.

“Oleh karena itu proses penerimaaan dan seleksi Penerimaan Taruna Taruni Akademi Angkatan Udara TA 2018 benar benar diarahkan untuk menyeleksi personel dengan kualifikasi terbaik melalui proses seleksi yang sistematis, ketat dan tanpa kompromi, karena merupakan calon Taruna Taruna yang dididik menjadi Perwira dan calon pemimpin masa depanTNI AU.

Kadispers lanud Adisutjipto Kolonel Pnb Feri Yunaldi menuturkan Penerimaan Taruna Taruni TA 2018 telah berlangsung selama 2 bulan.  Pendaftaran dimulai sejak 1 Maret sampai dengan 30 April 2018.

Usai mendaftar, para calon taruna taruni telah menyelesaikan serangkaian test diantaranya seleksi administrasi, kesamaptaan jasmani, psikologi, screening, Pom dan kesehatan umum dan jiwa.

Setelah dinyatakan lolos Panda Yogyakarta, mereka akan dikirim untuk seleksi tingkat pusat di Akademi Angkatan Udara bersamaan dengan calon lainnya dari berbagai panda di seluruh Indonesia. Calon taruna yang mendaftar berjumlah 244 sedangkan Taruni berjumlah 57 orang.

Sampai dengan Sidang Panlihda Tahun Penerimaan 2018 ditetapkan 74 calon Taruna dan 14 orang calon Taruni dinyatakan lolos seleksi daerah dan selanjutnya akan mengikuti proses seleksi penerimaan tingkat pusat.

Sidang Penentuan Akhir Daerah dihadiri oleh Ka Ruspau Marsma TNI dr. Darajat, Danwingdikterbang Lanud Adisutjipto Kolonel Pnb Deny Simanjuntak, Kadispers Kolonel Pnb Ferry Yunaldi, Ka Tim dari Psikologi, Ka Tim Rik Jasmani Letkol Kes Alwi, Ka Tim POM serta Ka Tim Intel. (tni-au.mil.id).