Srilanka Akan Beli Delapan Pesawat Tempur Multirole

Kabinet Sri Lanka telah menyetujui proposal untuk membeli pesawat tempur baru, yang merupakan rencana besar pertama Srilanka untuk membeli perangkat keras militer sejak berakhirnya perang dengan Macan Pembebasan Tamil Eelam pada tahun 2009 lalu.

“Srilanka nantinya akan membeli delapan pesawat tempur multi-peran dengan persenjataannya secara pemerintah-ke-pemerintah, ” kata juru bicara pemerintah Rajitha Senaratne kepada wartawan.

Armada udara Sri Lanka terdiri dari pesawat tempur F-7 buatan China, MiG-27 era-Soviet dan Kfir buatan Israel yang sudah berusia sekitar 30 tahun dan telah menjadi usang.

Peran utama dari armada pesawat tempur baru nantinya adalah mempertahankan zona ekonomi eksklusif negara kepulauan itu yang membentang sekitar 200 mil laut (370 kilometer).

India dan Pakistan dilaporkan sudah memulai pembicaraan untuk bisa menjual pesawat tempur buatannya kepada Srilanka.

Pakistan membuat dorongan yang kuat pada tahun 2016 untuk menjual delapan pesawat tempur multiperan JF-17 Thunder kepada Angkatan Udara SriLanka (SLAF), namun belum jelas sudah seberapa jauh pembicaraan telah berkembang atau sejauh mana SriLanka siap menandatangani kontrak pembelian JF-17.

Kepala Staf Angkatan Udara Pakistan Sohail Aman, baru-baru ini melakukan kunjungan dua hari ke SriLanka atas undangan resmi dari Kepala Staff Angkatan Udara SriLanka, Marsekal GP Bulattsinghala.

Airrecognition

Leave a Reply