Home » Alutsita Canggih » Lagi, Pakistan Diserang Bom

Lagi, Pakistan Diserang Bom

Pasca serangan bom bunuh diri di sebuah rumah sakit, ledakan bom kembali terjadi di Pakistan, Kamis (11/8/2016). Bom menghantam iring-iringan kendaraan keamanan di Pakistan dan melukai sedikitnya 13 orang di kota barat Pakistan, Quetta.

Menteri Dalam Negeri Safaraz Bugti meyakini bom rakitan itu menargetkan personel polisi pengawal hakim. Bom tersbeut dipasang di sebuah jembatan di kota perbatasan dan langsung meledak saat kendaraan pengadilan agama Islam melintas jalan tersebut.

“Itu mobil hakim yang lewat, tapi saya percaya bahwa polisi adalah target dari bom itu. Bom itu menggunakan alat pengontrol jarak jauh dengan 3-4 kg peledak. Saya pikir ini jenis tindakan pengecut yang tidak akan mengurangi semangat kami,” ujar Bugti seperti dikutip dari Reuters, Kamis (11/8/2016).

Berdasarkan keterangan Inspektur Medis Abdul Rehman Miankhel, dari 13 orang yang menjadi korban, 4 diantaranya merupakan pasukan keamanan. Korban luka langsung mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Sipil.

Pasca-insiden tersebut, masyarakat pun diimbau untuk tidak berkumpul di tempat kejadian yaitu di Jalan Zarghoon di pusat Quetta karena dikhawatirkan terjadi serangan bom susulan seperti sebelumnya.

Sebelumnya pada Senin (8/8/2016), bom bunuh diri meledak di wilayah Quetta, Provinsi Balochistan, Pakistan. Lokasi ledakan tersebut berada di sebuah rumah sakit sipil dan telah menelan korban tewas sebanyak 74 orang, serta puluhan korban lainnya luka-luka. Serangan bom bunuh diri terjadi saat sejumlah pengacara berkumpul di rumah sakit untuk melayat seorang kepala asosiasi pengacara Baluchistan yang ditembak mati.

Aksi bom bunuh diri di rumah sakit itu menjadi serangan paling mematikan di Pakistan tahun ini. Kelompok Taliban Pakistan, Jamaat-ur-Ahrar dan juga ISIS telah mengklaim bertanggung jawab atas aksi tersebut. Kedua kelompok tersebut memang tengah berusaha untuk merekrut pengikut di Pakistan dan Afghanistan.