Rusia Habiskan 300 Miliar Dolar AS Untuk Modernisasi Militer Hingga Tahun 2020

VLADIVOSTOK – Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan bahwa Rusia tetap pada rencana modernisasi persenjataan dan pengembangan militernya.

“Selama lima tahun kami telah mengikuti rencana pengembangan dan modernisasi persenjataan Angkatan Bersenjata. Rencana ini dikoordinasikan dengan semua produsen dan Departemen Perindustrian dan Perdagangan. Dan sekarang, peremajaan persenjataan, pelatihan kembali personil militer dan penggantian peralatan sedang berlangsung … Kami tetap sesuai rencana”, katanya kepada wartawan Rossiya-1.

Rusia saat ini sedang melaksanakan program peremajaan persenjataan skala besar, diumumkan pada tahun 2010, untuk memodernisasi 70 persen perangkat keras militer hingga tahun 2020. Total biaya program modernisasi diperkirakan mencapai sekitar 20 triliun rubel (sekitar 300 miliar dolar AS).

“Apakah kami menentang? Menurut kami… itu adalah keseimbangan. Jika Anda menggunakan situasi saat ini, mengaduk histeria untuk mengisi anggaran Anda sehingga mendapatkan keuntungan tambahan – itu adalah masalah Anda… Yang ingin saya katakan, hentikan mengintimidasi penduduk Anda… Kami ingin rekan-rekan kami berhenti pada beberapa titik dan memahami bahwa kami terbuka dan siap untuk dialog”, kata Shoigu pada Channel TV Rossiya-1.

Hubungan antara Rusia dan negara-negara Barat memburuk pada tahun 2014 setelah munculnya krisis Ukraina.

Amerika Serikat, Uni Eropa dan beberapa sekutunya telah memberikan beberapa sanksi anti-Rusia sejak Crimea bersatu dengan Rusia pada tahun 2014, dan menuduh Moskow campur tangan dalam konflik Ukraina. Rusia telah berulang kali membantah tuduhan, dengan memperingatkan bahwa sanksi tersebut kontra-produktif dan merusak stabilitas regional dan global.

Sumber: Sputniknews

Leave a Reply