Duterte Akan Temui Jokowi

Dalam waktu dekat, Presiden Filipina Rodrigo Duterte dijadwalkan akan mengunjungi Indonesia untuk menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Sudah jadi tradisi di ASEAN bahwa setiap presiden baru akan melakukan courtesy call ke negara-negara anggota ASEAN termasuk Indonesia,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia, Arrmanatha Christiawan Nasir, dalam press briefing mingguan Kemlu pada Kamis (18/8/2016).

Menurut Direktur Asia Timur dan Pasifik Kemlu, Edi Yusup, Duterte dijadwalkan akan berkunjung ke Indonesia pada bulan Oktober mendatang, namun tanggal pasti belum ditentukan. Ia menyebut kunjungan itu mungkin akan dilakukan pada minggu kedua Oktober.

Duterte yang dijuluki “Donald Trump” asal Filipina ini dilantik sebagai presiden ke-16 Filipina pada tanggal 30 Juni 2016. Presiden baru Filipina ini dikenal sebagai sosok kontroversial.

Gaya kepemimpinan Duterte yang eksentrik diharapkan dapat memberikan energi baru dan kemajuan bagi rakyat Filipina.

Beberapa program kerja Duterte yang akan dilaksanakan selama enam tahun masa jabatannya antara lain mengambil tindakan ekstrem untuk menghentikan tindak kejahatan di Filipina, yakni dengan memberikan perintah kepada pasukan keamanan untuk menembak mati pelaku kejahatan, memberikan bonus bagi siapapun yang bisa menangkap pengedar narkoba dan kembali memberlakukan hukuman gantung.

Saat kampanye Pemilu Presiden beberapa waktu lalu, Duterte juga pernah bersumpah untuk menjadikan tubuh para penjahat sebagai makanan ikan di Teluk Manila.

Bukan hanya omong kosong, baru 1,5 bulan menjabat, lebih dari 400 orang yang diduga terlibat dalam perdagangan dan peredaran narkoba telah tewas ditembak.

Sementara untuk kemajuan investasi, Duterte rencananya akan mendukung perubahan konstitusi yang mendukung masuknya investasi asing dan peningkatan koneksi internet di Filipina untuk menghadapi kompetisi dari pemain asing.

Kunjungan Duterte ke Indonesia ini dimaksudkan untuk memperkuat hubungan bilateral serta membahas perjanjian keamanan kedua negara.

Sharing

Tinggalkan komentar