Rusia Uji Kornet-EM Sistem Senjata Anti-Tank Canggih

Kementerian Pertahanan Rusia telah menyelenggarakan tahap pengujian sistem rudal berpemandu anti-tank serbaguna terbaru yaitu Kornet-EM, yang mampu secara efektif melumpuhkan target darat dan target udara, termasuk helikopter yang sulit dideteksi dan dikalahkan serta kendaraan udara tak berawak, menurut laporan surat kabar Izvestia.

Dikembangkan oleh Biro Desain Instrumen Tula, Kornet-EM dirancang untuk melindungi sistem rudal S-400 dari sabotase musuh, kendaraan lapis baja dan drone selama perjalanan.

“Tahap uji berhasil diselesaikan, dan sistem Tula mampu mengatasi semua tugas. Kami berencana untuk menyelesaikan tahap pengujian yang tersisa dalam waktu dekat sehingga Kornet-EM dapat segera dimasukkan ke dalam layanan”, kata sumber tersebut.

Izvestia juga mengutip seorang juru bicara High-Precision Holding yang mengatakan bahwa Komando Angkatan Udara Rusia telah memuji Kornet-EM supaya mengambil bagian dalam simulasi operasi militer selama fase Army Games awal bulan ini.

Sistem Kornet-EM, dipasang pada kendaraan lapis baja tigr, disajikan untuk pertama kalinya dalam Parade Hari Kemenangan di Lapangan Merah Moskow pada 9 Mei 2015 lalu. Perbedaan antara model terbaru dan kendaraan lapis baja biasa adalah terdapat dua peluncur dengan delapan rudal, yang tersembunyi dalam wadah pelindung, dan akan keluar dari tubuh kendaraan saat akan digunakan.

Dalam sebuah wawancara dengan Izvestia, Dmitry Kornev, editor dari situs Militaryrussia, menjelaskan prinsip di balik proses operasi Kornet-EM sebagai “cukup sederhana”. Menurut dia, sistem peluncur cukup mengarahkan sinar laser pada target, perangkat pencari target akan melihatnya dan rudal akan mengenai target dengan bantuan sinar laser.

“Peluncur rudal ini dilengkapi tidak hanya dengan kamera pelacak panas inframerah, tetapi juga dengan sistem pelacakan target otomatis, yang secara independen mengikuti target yang terkunci sinar laser hingga hancur”, katanya.

Kornev menambahkan bahwa karena memiliki kecepatan yang sangat tinggi (lebih dari 320 m/s) dan ketepatan sistem pencahayaan laser pada Kornet-EM, rudal ini bukan hanya mampu menghancurkan tank, tetapi juga helikopter dan drone berkecepatan tinggi, karena rudal ini memiliki kemampuan manuver yang tinggi.

“Ideologi teknis Kornet-EM ini cukup sederhana dan berkaitan dengan peluncur yang sangat ‘pintar’ dan ‘bodoh’ tapi rudal yang kuat dan berkecepatan tinggi. Solusi ini merupakan ciri khas dari sekolah ilmiah Academician Arkady Shipunov, cikal bakal Biro Desain Instrumen Tula, “katanya.

Persenjataan Kornet-EM meliputi serentetan roket dengan anti-lapis baja, hulu ledak eksplosif dan thermobaric, sesuatu yang akan membantu Kornet-EM mengatasi berbagai tugas. Versi ekspor dari sistem rudal anti-tank Rusia generasi sebelumnya telah ambil bagian dalam pertempuran.

Sebelumnya, saluran TV Yaman Al-Masirah menunjukkan beberapa video serangan Angkatan Bersenjata Yaman melawan militer Arab Saudi. Selama serangan tersebut, sistem anti-tank Rusia menghancurkan beberapa kendaraan militer Arab Saudi, termasuk M1A2 Abrams, yang disebut-sebut sebagai salah satu tank yang paling aman di dunia.

Sumber: Sputnik News

Leave a Reply