Home » Alutsita Canggih » Rusia Diperbolehkan Gunakan Pangkalan Udara NATO

Rusia Diperbolehkan Gunakan Pangkalan Udara NATO

Demi memerangi teroris ISIS, Perdana Menteri Turki Binali Yildirim menyatakan pihaknya akan memberikan izin kepada Rusia untuk menggunakan pangkalan udara Incirlik. Pangkalan udara Incirlik merupakan pangkalan udara Turki yang saat ini digunakan NATO dan koalisi internasional melawan ISIS yang dipimpin oleh Amerika Serikat (AS).

“Turki membuka pangkalan udara Incirlik untuk melawan ISIS. Pangkalan itu saat ini sedang digunakan oleh AS dan Qatar. Negara-negara lain mungkin juga menggunakan pangkalan udara itu, salah satunya Jerman,” ujar Yildirim.

Kemungkinan pemberian izin bagi Rusia juga sebelumnya sempat disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Turki Mevlüt Çavusoglu.

“Kami akan bekerja sama dengan semua yang menentang ISIS. Kami telah membuka markas Incirlik bagi siapa saja yang ingin terjun langsung dalam pertempuran. Mengapa tidak bekerja sama dengan Rusia?” kata sang menteri, dalam sebuah siaran langsung di stasiun televisi TRT, Senin (4/7/2016).

Peluang ini tentunya isyarat bagi Rusia untuk ikut menggunakan pangkalan udara Incirlik, jika memang diperlukan.

Sementara itu, Rusia sendiri sudah mengajukan, bahkan mendesak Ankara agar Moskow bisa menggunakan pangkalan udara itu. Namun Yildirim dengan tegas membantah, dan mengatakan belum ada permintaan resmi, terlebih tekanan dari Moksow mengenai penggunaan pangkalan udara itu.

Rusia sendiri saat ini menggunakan setidaknya tiga pangkalan udara di dua negara yang berbeda untuk melancarkan operasi anti-teror mereka di Suriah. Dua pangkalan merupakan milik pemerintah Suriah, sedangkan satu pangkalan lainnya milik pemerintah Iran.