Home » Alutsita Canggih » Korut Kecam Latihan Gabungan Korsel dan AS

Korut Kecam Latihan Gabungan Korsel dan AS

Korea Utara (Korut) menyebut latihan gabungan antara Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) sebagai tindakan provokasi.

Korsel dan AS direncanakan akan menggelar latihan militer gabungan pada pekan ini selama sepekan penuh. Latihan gabungan dengan nama Ulchi Freedom Guardian ini bertujuan meningkatkan kerja sama dan kekuatan militer antar kedua negara.

Korut menyebut Latihan tersebut adalah tindakan provokasi yang sudah keterlaluan untuk perang nuklir melawan mereka.

“AS dan Korsel bertujuan melanggar batas atas martabat dan kedaulatan Korut dan melanggar hak-hak penting rakyatnya” kata juru bicara Komite untuk Reunifikasi Korea (CPRC), seperti dilansir Xinhua.

Korut juga menegaskan telah memilik sikap untuk tegas menggagalkan semua tindakan bermusuhan dan ancaman agresi dan provokasi dengan gaya pencegahan nuklir Korea.

Juru bicara itu dalam pernyataanya juga mendesak AS untuk mengubah kebijakan bermusuhan terhadap Korut dan berhenti melakukan tindakan-tindakan berbahaya. Ditambahkan Jubir tersebut, Tentara Rakyat Korut akan mempertahankan kondisi siaga perang dalam jangka panjang dan dapat melancarkan serangan balasan terhadap segala serangan musuh. Menurutnya, jika ada tanda-tanda musuh menginvasi tanah, laut dan udara Korut, maka Korut akan melancarkan serangan nuklir kepada musuh.

Korsel dan AS setiap tahunnya menggelar latihan militer bersama dengan nama seperti Key Resolve, Foal Eagle dan Ulchi Freedom Guardian.

Latihan gabungan Ulchi Freedom Guardian diesebut akan menjadi latihan militer terbesar dalam sejarah. Latihan kali ini dianggap sebagai tekanan militer terakhir yang diberikan AS dan Korsel kepada Korut.