Kapal Ikan Malaysia Langgar Batas Wilayah Perairan Indonesia

Sebuah kapal penangkap ikan berbendera Malaysia ditangkap TNI AL di wilayah perairan Tanjung Berakit, Kepulauan Riau. Kapal dengan nama Seven Seas milik Odyssey Marine PTE LTD ditangkap, karena telah melakukan pelanggaran batas wilayah.

“Jenis kapal pancing, nakhoda Ricky Tan Poh Hui warga Singapura dan ada tiga ABK warga Indonesia serta sembilan penumpang warga Singapura,” ungkap Kadispenal, Laksma Edi Sucipto, Senin (22/8/2016).

Dari dalam kapal, anggota TNI AL menemukan barang bukti, ikan hasil tangkapan, dan alat pancing. Penangkapan tersebut berawal dari anggota TNI AL yang sedang melakukan patroli rutin merasa curiga dengan keberadaan sebuah kapal di posisi 7,5 neutical mile (NM) dari Tanjung Berakit.

“Setelah dideteksi secara visual ternyata kapal pancing. Hasil pemeriksaan, kapal teraebut melakukan pelanggaran wilayah. Dia masuk wilayah Indonesia tanpa izin melakukan illegal fishing,” ujarnya. Guna penyelidikan lebih lanjut, kapal tersebut langsung dibawa ke Dermaga Batu Hitam Mako Lantamal IV. Sementara Nahkoda dan anak buah kapal hingga kini masih menjalani pemerikasan.