Home » Alutsita Canggih » Korea Selatan Butuh Kapal Selam Nuklir

Korea Selatan Butuh Kapal Selam Nuklir

Korea Selatan kemungkinan akan membangun kapal selam nuklir baru untuk menghadapi ancaman dari kapal selam peluncur rudal balistik Korea Utara.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un telah memerintahkan pembangunan kapal selam baru yang dilengkapi dengan dua atau tiga peluncur rudal balistik pada September 2018. Saat ini Korea Utara sedang dalam tahap akhir dari penggelaran kapal selam (Submarine launched ballistic missile – SLBM). Kesuksesan peluncuran kapal selam peluncur rudal balistik terbaru memperlihatkan Korea Utara kini sedang dalam tahap akhir kemampuan penggelaran rudal balistik nuklir.

Korea Selatan harus memiliki kapal selam nuklir dengan daya tahan lebih tinggi daripada kapal selam diesel elektrik yang dimilikinya saat ini untuk melawan kapal selam SLBM Korut. Langkah Korea Selatan ini menyusul kesuksesan Korea Utara meluncurkan rudal balistik dari kapal selam awal pekan ini.

Saat kapal selam Korea Utara mulai menyelam ke dalam air sulit untuk menemukan dan menghalangi peluncuran rudal balistiknya secara tepat waktu, dan cara terbaik untuk menangani ancaman kapal selam SLBM adalah dengan terlebih dahulu menyerang kapal selam sebelum meluncurkan rudal nuklirnya.

Kapal selam Korea Utara 2000 ton diyakini mampu beroperasi di bawah air selama beberapa jam dan hanya memuat satu silo rudal balistik dalam satu kali pelayaran. Kapal selam SLBM yang mampu membawa hulu ledak nuklir kecil dapat menimbulkan ancaman yang sangat berbahaya karena rudal nuklir Korea Utara mampu mencapai target di Korea Selatan dari mana saja dengan tanpa terdeteksi.